SERDANG BEDAGAI,Sumutpos.jawapos.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyoroti pelaksanaan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Dalam kunjungannya, Senin (21/9/2026), Dudung menemukan masih ada sekitar 30 dari 300 siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat tersebut masih pulang ke rumah orang tuanya.
Padahal, Sekolah Rakyat dirancang sebagai wadah pendidikan dan pembinaan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam peninjauan yang dilakukan KSP.
Baca Juga: Ambulans Milik RSU Swasta di Langkat Laka Tunggal saat Bawa Jenazah
Dudung datang untuk melihat langsung proses belajar mengajar sekaligus memastikan program Sekolah Rakyat berjalan sesuai dengan tujuan pemerintah. Ia juga meninjau sarana dan prasarana serta berinteraksi dengan pihak sekolah dan para siswa.
Menurut Dudung, keberadaan Sekolah Rakyat harus mampu memberikan ruang pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pendidikan yang diberikan, kata dia, tidak sebatas kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan mental.
“Sekolah Rakyat merupakan wadah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Dudung.
Ia berharap para siswa yang mengikuti program tersebut dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, memiliki kemampuan, serta bermental kuat untuk menghadapi masa depan.
Baca Juga: Darurat Ekologi Mentawai, Populasi Bilo Anjlok 42 Persen
Peninjauan itu sekaligus dilakukan untuk memastikan program pemerintah pusat yang telah berjalan di daerah benar-benar terlaksana dengan baik. Berbagai temuan di lapangan nantinya menjadi bahan evaluasi dan akan disampaikan kepada kementerian terkait.
300 Siswa, 96 Tenaga Pendidik
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sergai, Edi Salamat Ritonga, mengatakan sekolah tersebut kini memiliki sekitar 300 siswa yang terdiri dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Proses pendidikan didukung 96 tenaga pendidik. Menurut Edi, kegiatan belajar mengajar telah berjalan, termasuk berbagai program pengenalan lingkungan sekolah dan pembentukan karakter.
“Operasional sekolah sudah berjalan dengan berbagai kegiatan, termasuk MPLS dan pembentukan karakter siswa,” ujarnya.
Baca Juga: PLN Buka Suara Soal Kabel Melintang: Milik Provider
Pembentukan karakter tersebut mengedepankan kedisiplinan dan kebersamaan sebagai bagian dari pembinaan siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
Sementara itu, Bupati Sergai Darma Wijaya menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terhadap program Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat.
Pemkab Sergai, kata Darma, akan terus mendukung dan mengoptimalkan penyelenggaraan program tersebut di daerah.
Kunjungan KSP Dudung menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Di tengah tujuan besar menghadirkan pendidikan bagi keluarga kurang mampu, keberadaan siswa yang masih pulang ke rumah menjadi catatan yang perlu mendapat perhatian agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai dengan tujuan awalnya. (fad/han)
Editor : Johan Panjaitan