Operasi Gabungan di Perairan Sergai dan Batubara Dimulai

Juli Rambe • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 23:00 WIB
APEL: Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, bersama Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, dan Forkompinda Batubara dan saat Apel Bersama Operasi Gabungan di Perairan Batu Bara dan Perairan Serdangbedagai di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Senin (28/9/2026). (Dok: Kominfo Batubara)
APEL: Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, bersama Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, dan Forkompinda Batubara dan saat Apel Bersama Operasi Gabungan di Perairan Batu Bara dan Perairan Serdangbedagai di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Senin (28/9/2026). (Dok: Kominfo Batubara)

 

BATUBARA, SUMUT POS- Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, menegaskan dukungannya terhadap penguatan sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta mengantisipasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan berbagai aktivitas ilegal lainnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batubara saat mengikuti Apel Bersama Operasi Gabungan di Perairan Batubara dan Perairan Serdangbedagai di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, yang digelar di Lapangan Upacara PT Inalum, Kecamatan Sei Suka, Senin (28/9/2026).

Apel dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan operasi gabungan.

Baca Juga: Asprina Diabadikan Jadi Nama Aula

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Baharuddin menyampaikan bahwa kegiatan operasi gabungan sangat penting bagi Kabupaten Batu Bara, mengingat wilayahnya memiliki garis pantai yang panjang serta banyak alur sungai yang berpotensi menjadi jalur keluar-masuk berbagai aktivitas.

“Kegiatan ini sangat tepat sekali, mengingat panjang pantai Kabupaten Batu Bara kurang lebih 62 kilometer dan juga banyaknya alur sungai yang ada di Kabupaten Batu Bara,” ujar Bupati Baharuddin.

Menurutnya, penguatan pengawasan diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai bentuk kejahatan, khususnya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pengawasan terhadap keberadaan orang asing, serta peredaran barang-barang terlarang.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita ingin mengantisipasi agar tidak terjadi tindakan kejahatan yang berkaitan dengan TPPO,” tegasnya.

Bupati Baharuddin juga berharap kegiatan operasi gabungan seperti ini dapat terus digalakkan melalui sinergi dan koordinasi antarlembaga. Dengan demikian, pengawasan terhadap wilayah perairan, orang asing, serta barang-barang terlarang dapat dilakukan secara lebih optimal.

Dirinya turut menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap upaya penguatan kelembagaan keimigrasian di daerah, termasuk rencana pembentukan kantor imigrasi di Kabupaten Batu Bara.

“Tolong bantu kami. Kami akan siap melakukan apa pun yang menjadi tugas kita berkaitan dengan pembentukan kantor imigrasi, kelas apa pun di Kabupaten Batu Bara,” ujar Bupati Baharuddin.

Kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi gabungan, Bupati Baharuddin berpesan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Batu Bara dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara atas pelibatan unsur Bea dan Cukai dalam operasi gabungan tersebut.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh penegak hukum untuk mengawasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, baik yang berkaitan dengan keamanan, penyalahgunaan maupun pelanggaran di bidang keimigrasian dan kepabeanan serta unsur kamtibmas lainnya,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, menginstruksikan seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, tegas, dan humanis sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), serta senantiasa mengutamakan keselamatan.

“Mari kita langkahkan kaki bersama untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Percayalah, tugas yang saudara-saudara jalankan di tengah lautan adalah sebuah pengabdian luhur dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta kehormatan Republik Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan rompi kepada para petugas yang akan melaksanakan operasi gabungan di wilayah perairan Batubara dan Serdangbedagai.(lib/ram)

Editor : Juli Rambe
perairan batubara perairan sergai penyeludupan di perairan sumut