Hari Kontrasepsi Sedunia, Wali Kota Tebingtinggi Tegaskan Empat Komitmen Perkuat Program KB

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 16:30 WIB
Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih bersama jajaran Pemko Tebingtinggi, tenaga kesehatan dan peserta kegiatan berfoto bersama usai peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Aula RSUD dr. H. Kumpulan Pane, Rabu (30/9/2026), (Azan Purba/Sumut Pos)
Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih bersama jajaran Pemko Tebingtinggi, tenaga kesehatan dan peserta kegiatan berfoto bersama usai peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Aula RSUD dr. H. Kumpulan Pane, Rabu (30/9/2026), (Azan Purba/Sumut Pos)

 

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com– Pemerintah Kota Tebingtinggi menegaskan komitmennya memperkuat program Keluarga Berencana (KB) sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih saat menghadiri peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day di Aula RSUD dr. H. Kumpulan Pane, Jalan Pendidikan, Rabu (30/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Iman memaparkan empat langkah yang menjadi komitmen Pemko Tebingtinggi dalam mendukung program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Komitmen pertama adalah memberikan dukungan terhadap program Bangga Kencana sebagai salah satu program prioritas nasional. Pemko Tebingtinggi juga berkomitmen memperkuat akses dan kualitas pelayanan kontrasepsi di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

Baca Juga: Pria 30 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Rumah Orang Tuanya di Labusel

Komitmen berikutnya diarahkan pada penguatan edukasi. Iman mendorong jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Dinas Kesehatan, camat, lurah serta Penyuluh KB (PLKB) untuk meningkatkan edukasi kepada remaja, calon pengantin dan Pasangan Usia Subur (PUS).

Sementara komitmen keempat menyasar keterlibatan masyarakat. Pemko mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat dan para kader untuk bersama-sama menghilangkan stigma negatif terhadap penggunaan kontrasepsi.

“Mari kita sampaikan bahwa ber-KB itu adalah ikhtiar untuk menjaga kesehatan ibu dan masa depan anak,” ujar Iman.

Menurutnya, peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

“Satu ibu yang selamat berarti satu keluarga yang utuh. Satu kehamilan yang direncanakan berarti satu generasi yang lebih berkualitas,” katanya.

Pelayanan KB Gratis Capai Ratusan Peserta

Kepala Dinas PPKB Kota Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian mengatakan, Hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati setiap 26 September menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Untuk memperkuat pelayanan tersebut, Pemko Tebingtinggi menggelar pelayanan KB gratis secara serentak sejak 7 September hingga 7 Oktober 2026.

Pelayanan mencakup berbagai metode kontrasepsi. Untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), pelayanan meliputi IUD, implan, MOP dan MOW. Sementara metode jangka pendek mencakup pil, suntik dan kondom.

Baca Juga: RS Haji Medan Pastikan Siaga Hadapi Influenza A

Dedi menyebutkan, pelaksanaan pelayanan KB gratis sejauh ini menunjukkan capaian yang cukup signifikan.

Peserta KB baru dari target 181 orang telah mencapai 478 orang atau 264,09 persen. Kemudian peserta KB MKJP mencapai 118 orang dari target 124 orang atau 95,16 persen.

Sedangkan peserta KB pascapersalinan telah mencapai 204 orang dari target 202 orang atau 100,99 persen.

“Pelayanan KB yang diberikan terdiri dari Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yaitu IUD, implan, MOP dan MOW. Sedangkan metode jangka pendek meliputi pil, suntik dan kondom,” jelas Dedi.

Kegiatan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia tersebut kemudian dirangkai dengan penyerahan bantuan biaya transportasi secara simbolis kepada akseptor KB.

Baca Juga: YPDA Dipimpin Hana Nelsri Kaban Dinilai Gagal, Mendiktisaintek Diminta Ambilalih UDA

Wali Kota bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) juga meninjau langsung pelayanan kontrasepsi implan yang berlangsung di RSUD dr. H. Kumpulan Pane.

Turut hadir Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane drg. Lili Marliana, para camat atau perwakilan, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta sejumlah tamu undangan dan tim peliputan Diskominfo Kota Tebingtinggi. (zan/han)

Editor : Johan Panjaitan
kontrasepsi Pemko KB reproduksi