NIAS BARAT, Sumutpos.jawapos.com – Salome Waruwu, S.IP., M.M., resmi mengemban tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Nias Barat. Usai dilantik, Salome langsung mendapat mandat untuk mempercepat sejumlah agenda penting pemerintahan, termasuk penyelesaian Perubahan APBD 2026.
Salome dilantik Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., di lobi Kantor Bupati Nias Barat, Rabu (30/9/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Nias Barat dan telah mendapat persetujuan Gubernur Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Eliyunus menegaskan, jabatan Pj Sekda tidak boleh dimaknai sebatas pergantian posisi. Lebih dari itu, pejabat yang dipercaya harus mampu memastikan roda birokrasi tetap bergerak efektif dan sejumlah pekerjaan yang membutuhkan percepatan segera dituntaskan.
Baca Juga: Kelola Gaji Karyawan Lebih Efisien dan Praktis dengan QLola by BRI
Karena itu, Bupati meminta Salome tidak menghabiskan waktu untuk beradaptasi terlalu lama dengan jabatan barunya.
“Saya berharap tidak lagi membutuhkan masa adaptasi. Hari ini setelah dilantik langsung bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan percepatan dan kecepatan,” tegas Eliyunus.
Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian utama adalah penyelesaian Perubahan APBD Kabupaten Nias Barat Tahun Anggaran 2026. Eliyunus meminta Pj Sekda segera menggerakkan seluruh perangkat daerah untuk menyiapkan data maupun dokumen yang diperlukan.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga diminta bekerja cepat dan responsif. Koordinasi harus diperkuat agar pembahasan hingga penyelesaian perubahan APBD berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Menurut Eliyunus, efektivitas pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kinerja eksekutif. Komunikasi dan koordinasi dengan DPRD serta seluruh pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam memastikan agenda pembangunan berjalan.
Baca Juga: LPS Perkuat Perlindungan Nasabah, Bunga Penjaminan Tidak Berubah
Ia mengingatkan agar perbedaan fungsi antara eksekutif dan legislatif tidak berubah menjadi hambatan dalam menjalankan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Eksekutif dan legislatif mempunyai fungsi masing-masing, namun kita dipertemukan oleh satu tanggung jawab yang sama, yaitu membangun Kabupaten Nias Barat dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Dengan dilantiknya Salome sebagai Pj Sekda, Bupati berharap konsolidasi birokrasi semakin solid. Berbagai agenda pemerintahan yang membutuhkan keputusan cepat, koordinasi lintas perangkat daerah, serta penyelesaian administratif diharapkan tidak lagi berjalan lamban.
Mandat itu kini berada di tangan Salome. Setelah pelantikan, pekerjaan tidak menunggu masa penyesuaian. Birokrasi diminta langsung bergerak, terutama menyelesaikan agenda pemerintahan yang sudah berada di depan mata. (mag-8/han)
Editor : Johan Panjaitan