TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kota Tebingtinggi terus mendorong pembinaan generasi muda agar tumbuh dekat dengan Al-Qur’an. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Musabaqah Tartil Qur’an (MTQ) Santri Gemar Mengaji Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Hj. Sawiyah, Jalan Dr. Sutomo, Jumat (2/10), itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih.
Dalam sambutannya, Iman menegaskan, MTQ Santri Gemar Mengaji tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan karakter anak agar semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus memiliki nilai religius dan akhlak yang baik.
Menurutnya, kebiasaan membaca Al-Qur’an sejak usia dini dapat menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter generasi muda.
“Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil, InsyaAllah ketenangan jiwa, kejernihan pikiran dan keluhuran budi pekerti akan tumbuh di dalam diri anak-anak kita sejak dini,” ujar Iman.
Baca Juga: Golkar Dairi Gelar Musda 6-7 Oktober, Bakal Calon Ketua Wajib Penuhi Syarat Ketat
Ia pun mengajak para peserta mengikuti perlombaan dengan penuh percaya diri dan tetap menjunjung sportivitas. Sebab, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari proses pembinaan serta pengalaman yang diperoleh para santri.
“MTQ ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mengukur hasil pembimbingan mengaji yang telah diberikan para guru dan orang tua,” katanya.
Pembukaan MTQ Santri Gemar Mengaji 2026 ditandai dengan pemukulan bedug secara simbolis oleh Iman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Diikuti 181 Santri
Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara LPTQ dan Pemko Tebingtinggi dalam memperkuat pembinaan mental serta spiritual generasi muda.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan generasi Qur’ani yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bapak Wali Kota dalam mewujudkan Kota Tebingtinggi yang religius dengan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembentukan karakter,” ujar Erwin.
Ia menyebutkan, MTQ Santri Gemar Mengaji 2026 diikuti 181 santri, terdiri dari 89 peserta laki-laki dan 92 peserta perempuan.
Para peserta merupakan utusan dari 106 masjid yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tebingtinggi.
Baca Juga: New Astra Daihatsu Sigra Tampil Modern, Andalkan Konektivitas untuk Mobilitas Keluarga
Jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa kegiatan mengaji tidak hanya berlangsung di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga tumbuh melalui pembinaan yang dilakukan masjid, guru mengaji, dan keluarga.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri sejumlah kepala OPD, camat dan kabag di lingkungan Pemko Tebingtinggi, Ketua MUI Kota Tebingtinggi H. Ghazali Saragih, para tamu undangan, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebingtinggi. (azan/han)
Editor : Johan Panjaitan