BATUBARA, Sumutpos.jawapos.com – Punguan Pomparan Raja Silahisabungan, Boru, Bere dan Ibebere Kabupaten Batubara mulai mematangkan persiapan keberangkatan menuju Silalahi Nabolak, Kabupaten Dairi. Rombongan akan menghadiri Pesta Budaya Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan Bolahan Amak Tungkir Raja 2026.
Pesta budaya tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20-22 November 2026 di Kompleks Tugu Makam Raja Silahisabungan, Silalahi Nabolak, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi.
Persiapan keberangkatan dibahas dalam rapat keluarga besar Pomparan Raja Silahisabungan Batubara di kediaman Op. Gabriel Situngkir, Desa Sei Suka Deras, Kecamatan Sei Suka, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: MTQ Santri Gemar Mengaji 2026 Digelar, Tebingtinggi Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani
Plt Ketua Silahisabungan Kabupaten Batubara, Hitler M Situngkir, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut surat pengantar Panitia Pusat Nomor 01/PAN-PBLBPRS/V/2026 terkait pelaksanaan Pesta Budaya Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan Bolahan Amak Tungkir Raja 2026.
“Rapat ini untuk mempersiapkan keberangkatan keluarga besar Pomparan Silahisabungan Batubara ke Silalahi Nabolak. Kita ingin seluruh punguan, baik di desa maupun kecamatan, dapat berkoordinasi sehingga keberangkatan nantinya berjalan baik,” ujar Hitler.
Perkuat Kebersamaan Pomparan
AKP Binrod Situngkir, SH, MH, yang juga menjadi bagian dari Panitia Pusat Pesta Budaya Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan Bolahan Amak Tungkir Raja, mengapresiasi antusiasme keluarga besar Silahisabungan Batubara.
Menurutnya, partisipasi rombongan dari Batubara menjadi bagian penting dalam menyukseskan pesta budaya sekaligus mempererat hubungan antarpomparan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Silahisabungan Batubara yang menyambut baik rencana keberangkatan ke Silalahi Nabolak, Dairi,” kata Binrod yang juga Kasat Reskrim Polres Batubara.
Penasehat Pomparan Raja Silahisabungan Batubara, Ipda (Purn) J Sihaloho (Op. Hose), mengatakan keikutsertaan rombongan Batubara bukan sekadar menghadiri agenda adat. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menjaga kebersamaan dan mengenalkan kembali sejarah leluhur kepada generasi penerus.
Ia mengingatkan, pesta budaya pada 2025 dengan tuan rumah Loho Raja berlangsung sukses. Tahun ini, pelaksanaan pesta budaya dilanjutkan dengan Tungkir Raja sebagai tuan rumah.
“Patut kita syukuri, Pomparan Raja Silahisabungan dari Batubara tetap hadir dan ikut ambil bagian dalam pesta budaya ini,” ujar J Sihaloho.
Baca Juga: PSMS vs Persikad: Misi Rebut Tahta
Dalam rapat tersebut, J Sihaloho turut memaparkan sejumlah teknis kegiatan. Mulai dari ritual upacara adat, ziarah ke makam Raja Silahisabungan, tortor gondang adat, perlombaan hingga agenda pesta budaya, termasuk mekanisme pendaftaran dan jadwal masuk rombongan Batubara.
Menurutnya, pesta budaya tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenal kembali sejarah serta peninggalan Raja Silahisabungan. Di saat bersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan melestarikan nilai-nilai adat.
“Setelah kegiatan selesai, rombongan juga bisa memanfaatkan waktu untuk mengunjungi sejumlah situs Batak kuno peninggalan Raja Silahisabungan. Ada sedikitnya 12 situs dan sejumlah objek wisata yang kini banyak dikunjungi,” jelasnya.
Ketua Pungguan Silahisabungan Limapuluh, Liberti H Haloho, SP, menyambut baik rencana keberangkatan tersebut.
Menurutnya, waktu menuju pelaksanaan pesta budaya semakin dekat. Karena itu, informasi mengenai keberangkatan perlu segera disosialisasikan kepada seluruh pinompar, baik yang tergabung dalam punguan maupun secara personal di sejumlah kecamatan dan desa di Kabupaten Batubara.
“Dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung di keluarga besar Silahisabungan Batubara, tentunya agenda keberangkatan ke Silalahi Nabolak bisa berjalan lancar, termasuk partisipasi dan keikutsertaan pinompar,” ujarnya.
Liberti menilai momentum tersebut dapat menumbuhkan kecintaan terhadap leluhur dan bona pasogit, terutama di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan keluarga besar Silahisabungan.
Menyusuri Situs Sejarah dan Wisata
J Sihaloho menyebut sejumlah situs sejarah yang berada di kawasan Desa Huta Silalahi Nabolak dan sekitarnya. Di antaranya Tugu Makam Raja Silahisabungan, Prasasti Silsilah Marga Silahisabungan, Pondok Bertapa Ruma Parsattian, Mata Air Aek Sipalua Hosa, Telaga Suci Paranggiran, Batu Amanat Poda Sagu Marlangan, Batu Gadab atau Batu Pertobatan, serta Aek Nauli Basa.
Ada pula Lesung Kuno Deang Namora, Kain Tenun Ulos Gobar, Pantai Suci Tao Silalahi, serta perangkat musik Gendang Kuno PPRS yang disebut terdiri dari 33 jenis gondang Batak.
Selain situs sejarah, kawasan tersebut juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan. Di antaranya Pulo Paropo, Pulo Silalahi, Tenda 1000, Air Terjun Siringo yang memiliki aliran bertingkat, serta Ujung Silalahi yang berada di kawasan perbatasan Kabupaten Dairi dan Kabupaten Samosir.
Penasehat Punguan Pomparan Raja Silahisabungan Batubara, L Situngkir (Op. Gabriel), mengingatkan seluruh keturunan Raja Silahisabungan untuk tetap menjaga persatuan.
“Menyebar ke seluruh penjuru dan tetap bersatu, maka akan diberkati untuk membesarkan nama keturunan Raja Silahisabungan,” pesannya.
Rombongan Dijadwalkan Berangkat 21 November
Berdasarkan hasil notulen rapat, rombongan Pomparan Raja Silahisabungan Batubara dijadwalkan berangkat menuju Silalahi Nabolak pada 21 November 2026.
Hitler M Situngkir didampingi Plt Sekjen Ricardo Silalahi mengatakan surat edaran ajakan keberangkatan juga telah disampaikan kepada sejumlah punguan Silahisabungan di 12 kecamatan. Bagi punguan yang belum menerima, pengurus akan segera menyampaikannya secara resmi.
Baca Juga: Ada 1.697.184 Orang Sangat Miskin di Sumut
“Kita berharap seluruh punguan dapat bersama-sama menyukseskan keberangkatan ini. Semakin banyak yang hadir, semakin kuat pula kebersamaan keluarga besar Pomparan Raja Silahisabungan Batubara,” kata Hitler.
Pengurus juga berharap rombongan dapat dilepas langsung Bupati Batubara H. Dr. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, bersama Wakil Bupati Syafrizal, SE, MAP.
Untuk itu, pengurus berencana menyurati kepala daerah guna meminta audiensi sekaligus menerima arahan dan bimbingan sebelum keberangkatan.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus Silahisabungan dari berbagai kecamatan di Batubara, di antaranya Edison Dolok Saribu, M Sihaloho, Tuah Sembiring, Op. Tasya Tambunan, Ap. Selin Tambunan, A Natalia Tambunan, N Sihaloho, St. A Situngkir dan A Eka Tambunan.(lib/han)
Editor : Johan Panjaitan