Bupati Paluta dan Kajari Ikuti Peluncuran Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:15 WIB
Bupati Padang Lawas Utara Reski Basyah Harahap saat berpoto bersama dengan Kejari Paluta Muhammad Junaidi, S.H.,M.H, Selasa 6 Oktober 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Bupati Padang Lawas Utara Reski Basyah Harahap saat berpoto bersama dengan Kejari Paluta Muhammad Junaidi, S.H.,M.H, Selasa 6 Oktober 2026. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PADANG LAWAS UTARA, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) memperkuat komitmen membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan sadar hukum.

Komitmen itu ditunjukkan Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., bersama Kepala Kejaksaan Negeri Paluta Muhammad Junaidi, S.H., M.H., saat mengikuti peluncuran program “Jaksa Sahabat Pendidik” secara daring, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Batal Pensiun dari Timnas Portugal, Akui Salah Tinggalkan Skuad

Kegiatan tersebut diikuti dari Gedung Serbaguna Kantor Bupati Paluta melalui Zoom Meeting. Peluncuran program digelar secara hibrida dan dipusatkan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.

Acara turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, para kepala daerah, jajaran Kejaksaan, serta perwakilan Dinas Pendidikan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Program yang diprakarsai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tersebut membawa pendekatan berbeda dalam membangun kesadaran hukum di lingkungan pendidikan. Penekanannya bukan semata pada penindakan ketika persoalan sudah terjadi, melainkan memperkuat edukasi dan pencegahan sejak awal.

Melalui “Jaksa Sahabat Pendidik”, aparat penegak hukum dan insan pendidikan didorong membangun komunikasi serta kolaborasi yang lebih erat.

Materi yang diberikan mencakup penanaman kesadaran hukum sejak dini, pencegahan pelanggaran hukum, penguatan nilai-nilai antikorupsi, pemahaman mengenai konsekuensi penyalahgunaan wewenang, hingga pembentukan karakter guru dan siswa yang berintegritas.

Baca Juga: Dosen di Depok Jadi “Pemburu Paku”, Bersihkan Pohon dari Bekas Poster dan Baliho

Pendekatan preventif tersebut dinilai penting karena satuan pendidikan tidak hanya berhadapan dengan persoalan proses belajar mengajar, tetapi juga pengelolaan administrasi, anggaran, dan berbagai regulasi yang memiliki konsekuensi hukum.

Dengan pemahaman regulasi yang lebih baik, tenaga pendidik maupun pengelola sekolah diharapkan dapat menjalankan tugas secara transparan dan akuntabel tanpa dihantui kekhawatiran akibat ketidaktahuan terhadap aturan.

Perkuat Sinergi Pemkab dan Kejaksaan

Peluncuran program tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dan pihak Kejaksaan.

Kesepakatan itu menjadi landasan untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta pendampingan hukum, khususnya dalam pelaksanaan program dan tata kelola pendidikan.

Bagi Pemkab Paluta, sinergi tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremoni maupun dokumen kerja sama.

Bupati Reski Basyah Harahap menyambut positif kehadiran program tersebut. Dia berharap kolaborasi pemerintah daerah dan Kejaksaan dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah, guru, siswa, serta seluruh ekosistem pendidikan di Paluta.

Program “Jaksa Sahabat Pendidik” diharapkan mampu menciptakan ruang pendidikan yang lebih aman, tertib, dan berintegritas.

Baca Juga: Indonesia Diproyeksikan Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Super Kaya Tercepat

Lebih jauh, penguatan kesadaran hukum sejak lingkungan sekolah diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami tanggung jawab, menjunjung integritas, dan sadar terhadap konsekuensi hukum.

Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti pada pencapaian nilai di ruang kelas. Lebih dari itu, sekolah diharapkan menjadi tempat menanamkan karakter dan kesadaran hukum yang menjadi bekal siswa dalam kehidupan bermasyarakat.(mit/han)

Editor : Johan Panjaitan
sahabat pendidik hibrida jaksa kajari Bupati Paluta