BATU BARA, Sumutpos.jawapos.com – Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat tak semata diukur dari aktivitas produksi dan keuntungan ekonomi. Manfaat sosial yang dirasakan warga sekitar juga menjadi bagian penting dari hubungan antara perusahaan dan lingkungan tempatnya beroperasi.
Komitmen itu terus ditunjukkan PT Sawit Abadi Sentosa (SAS), pengelola Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Pada Jumat (9/10/2026), perusahaan kembali menyalurkan bantuan sosial berupa 75 zak beras kepada masyarakat yang bermukim di sekitar pabrik.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga sekaligus upaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat.
Manager PT SAS Dedi Arisandi, didampingi Humas Mulkan, mengatakan penyaluran beras merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi dengan masyarakat di sekitar lingkungan operasionalnya.
“Sebanyak 75 zak beras kami berikan kepada masyarakat sekitar PKS sebagai bentuk kepedulian sosial kami,” ujar Dedi, Jumat (9/10/2026).
Baca Juga: Sabu 621 Gram Disita di Bandara Kualanamu, Calon Penumpang Citilink Kabur Saat Diperiksa
Menurut dia, kegiatan sosial serupa direncanakan berlangsung secara rutin setiap bulan. Meski jumlah bantuan yang disalurkan saat ini masih terbatas, perusahaan berupaya agar kepedulian terhadap masyarakat tetap berjalan.
Dedi mengakui, keterbatasan produksi menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan untuk meningkatkan bantuan. Pasokan bahan baku berupa tandan buah segar (TBS) dan berondolan sawit yang belum mencukupi membuat aktivitas produksi PKS belum berjalan maksimal.
“Produksi PKS kita masih belum maksimal akibat keterbatasan bahan baku tandan buah segar (TBS) maupun berondolan sawit,” jelasnya.
Kendati demikian, keterbatasan tersebut tidak menghilangkan upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Selain melalui bantuan sosial, PT SAS juga berupaya membuka peluang kerja bagi pemuda di lingkungan sekitar pabrik.
Baca Juga: Dari Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi
Dedi menyebutkan, sejumlah pemuda setempat telah direkrut untuk bekerja di PKS dengan penempatan sesuai kemampuan masing-masing.
“Kami ingin masyarakat sekitar memperoleh manfaat besar dari kehadiran PKS di desa mereka. Karena itu, kita mengutamakan rekrutmen terhadap anak masyarakat setempat,” tuturnya.
Bagi PT SAS, bantuan beras dan kesempatan kerja menjadi dua langkah untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Perusahaan berharap keberadaannya di Desa Tanjung Gading tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga memberi manfaat sosial yang dapat dirasakan warga secara berkelanjutan.
Melalui program berbagi yang direncanakan berlangsung setiap bulan, PT SAS berupaya menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.(lib/han)
Editor : Johan Panjaitan