Sekretaris BPBD Deliserdang Nyaris Tergencet Dua Truk di Tol Medan, Mobil Dinas Remuk

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB
Mobil Dinas Sekretaris BPBD Deliserdang terlihat ringsek akibat ditabrak truk.(istimewa)
Mobil Dinas Sekretaris BPBD Deliserdang terlihat ringsek akibat ditabrak truk.(istimewa)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas di tengah hujan nyaris merenggut keselamatan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deliserdang, Abhan Yusmar Pulungan, bersama istrinya. Mobil dinas Suzuki Ertiga BK 1233 M yang mereka tumpangi diseruduk truk dari belakang hingga mengalami kerusakan parah.

Peristiwa itu terjadi di ruas Tol Medan, kawasan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, Abhan dan istrinya selamat tanpa mengalami luka. Namun, bagian belakang mobil dinas tersebut remuk, sementara bagian depannya juga mengalami kerusakan akibat pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan di depan.

Ditemui melalui panggilan WhatsApp, Jumat (9/10/2026), Abhan mengaku masih mengingat jelas detik-detik menegangkan saat kecelakaan itu terjadi. Mobilnya berada di antara dua truk ketika lalu lintas terganggu akibat penyempitan jalan dan hujan yang membatasi jarak pandang.

Baca Juga: PT SAS Salurkan 75 sak Beras untuk Warga Sekitar PKS

“Sekitar pukul 14.00 gitu kejadiannya. Hampir tergencet diseruduk truk dari belakang dan di depan pun ada truk. Lemas dan pucat jugalah semalam sama istri,” ujar Abhan.

Sebelum kecelakaan, Abhan berangkat dari Lubuk Pakam untuk mengantar istrinya yang baru menghadiri kegiatan PKK. Istrinya yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan itu hendak diantar ke kantornya sebelum Abhan kembali bekerja di Lubuk Pakam.

Dalam perjalanan menuju pintu keluar Tol Helvetia, hujan mengguyur sejumlah ruas jalan. Abhan menyebut, hujan mulai terasa sejak kawasan Amplas hingga Letda Sujono sehingga jarak pandang pengendara menjadi terbatas.

Situasi semakin berisiko ketika kendaraan memasuki lokasi penyempitan jalan. Menyadari kondisi tersebut, Abhan menyalakan lampu hazard sebagai peringatan bagi pengendara di belakangnya agar mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati.

Namun, upaya itu tak cukup menghindarkan mereka dari kecelakaan. Sebuah truk yang melaju dari belakang diduga baru melakukan pengereman ketika jaraknya dengan mobil Abhan sudah terlalu dekat.

Baca Juga: Sabu 621 Gram Disita di Bandara Kualanamu, Calon Penumpang Citilink Kabur Saat Diperiksa

Benturan keras pun tak terhindarkan. Mobil dinas yang dikemudikannya terdorong, sementara di depan masih terdapat truk lain. Dalam situasi tersebut, Abhan langsung menginjak rem sekuat tenaga untuk mencegah mobilnya menghantam kendaraan di depannya.

“Aku injak rem sekuat-kuatnya supaya jangan kena bagian truk depan. Hampir saja aku kena kaca bagian depan. Nggak ada luka-luka, cuma mobil aja yang rusak. Pucat muka kami, istri sudah nggak bisa ngomong lagi,” tuturnya.

Meski tak mengalami cedera, Abhan dan istrinya sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut. Situasi yang membuat mobil mereka nyaris terjepit di antara dua truk menjadi pengalaman menegangkan bagi keduanya.

Kerusakan kendaraan tidak hanya terjadi pada bagian belakang yang dihantam truk, tetapi juga pada bagian depan. Mobil dinas tersebut kemudian dibawa ke bengkel untuk menjalani perbaikan.

Baca Juga: Dari Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Abhan memastikan sopir truk yang menabrak kendaraannya telah menyatakan kesediaan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.

“Sopirnya pun bilang kalau mobil bisa diperbaiki, yang penting kami selamat. Sudah aman, mereka bertanggung jawab. Ya, sudah nahas ini,” katanya.

Editor : Johan Panjaitan
tol medan BPBD Deliserdang mobil dinas truk