Dua Hari Tak Pulang, Pria 28 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Paret Bekoan Labura

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:50 WIB
Jenazah diberangkatkan ke pemakaman umum usai disemayamkan di rumah duka.(Indra/ Sumut Pos)
Jenazah diberangkatkan ke pemakaman umum usai disemayamkan di rumah duka.(Indra/ Sumut Pos)

 

LABURA, Sumutpos.jawapos.com– Warga Desa Pangkalan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengapung di paret bekoan di areal perkebunan kelapa sawit, Minggu (11/10/2026).

Korban diketahui bernama Lindu Aji, 28. Jenazahnya pertama kali ditemukan seorang warga bernama Rama bersama tiga rekannya yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Dusun I Desa Pangkalan, Budi Sagala, mengatakan penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Rama dan rekan-rekannya tengah memancing sebelum melihat jenazah mengapung di parit.

Baca Juga: SD Swasta Bina Artha Ujung Batu Kirim 17 Siswa ke Olimpiade Sumbagut

“ Kejadiannya sekitar pukul 11.30 siang tadi. Yang menemukan saudara Rama saat sedang memancing bersama tiga orang lainnya,” ujar Budi.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga, pemerintah desa, dan aparat kepolisian. Jenazah selanjutnya dievakuasi untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Lindu Aji telah dua hari tidak pulang ke rumah sejak Jumat (9/10/2026). Keluarga sempat mencari keberadaan korban ke sejumlah tempat, tetapi upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga kabar penemuan jenazah diterima.

Budi mengungkapkan, korban diduga memiliki riwayat penyakit bawaan. Berdasarkan kondisi di sekitar lokasi penemuan, korban diperkirakan terjatuh ke dalam parit bersama sepeda motornya.

Dugaan tersebut merujuk pada posisi topi dan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Warga Tangkahan Keluhkan Air Sumur Berbau dan Menghitam, Muslim Harahap Desak DLH Periksa Limbah PT KIM

Setelah proses evakuasi dan penanganan oleh pihak berwenang, jenazah Lindu Aji diserahkan kepada keluarga. Pada sore hari yang sama, korban kemudian dikebumikan oleh pihak keluarga.

Peristiwa ini meninggalkan duka bagi keluarga korban yang sebelumnya telah berupaya mencari keberadaan Lindu Aji selama dua hari sebelum akhirnya menerima kabar penemuan jenazahnya.(ind/han)

Editor : Johan Panjaitan
pemancing mayat sungai mengapung