MEDAN, SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, sepekan ke depan, yakni 12-19 Oktober 2026, Sumatera Utara (Sumut) masih dilanda cuaca ekstrem.
Oleh karena itu, BBMKG Wilayah 1 Medan mengimbau, agar masyarakat tetap waspada dan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.
Demikian disampaikan Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Christin Mori kepasa Sumut Pos di Medan, Senim (12/10).
Baca Juga: BPBD Sumut akan Adakan Rapat Kordinasi dengan Pemkab/Pemko, Siapkan Langkah Antisipasi Bencana
"Hasil pemantauan selama sepekan terakhir, wilayah Sumatera Utara masih mengalami curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
Hal ini, lanjutnya, diakibatkan adanya aktivitas spasial gelombang atmosfer Rosby dan MJO yang mendukung aktivitas konvektif. Adanya perlambatan dan area pertemuan angin (konvergensi) yang dipicu oleh belokan angin di wilayah pesisir barat dan pesisir timur Sumut, serta didukung oleh labilitas lokal yang kuat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Christin menjelaskan, memasuki dasarian II Oktober 2026, dinamika atmosfer di wilayah Sumut diprakirakan akan dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmosfer, adanya belokan angin (shearline) dan daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), serta labilitas udara yang kuat.
"Kombinasi kondisi tersebut memicu peningkatan suplai uap air yang sangat mendukung aktivitas pertumbuhan awan hujan, sehinga berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (lokal) pada siang-malam hari di wilayah Sumut," jelasnya.
Adapun, wilayah yang berpotensi cuaca ekstrem tersebut, antara lain Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai), Tebingtinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara (Labura); Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Kemudian, Pakpakbharat, Dairi, Karo, Humbanghasundutan (Humbahas), Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah, Padangsidempuan, Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), Sibolga, Mandailingnatal (Madina), Nias Selatan (Nisel), Nias, Nias Barat dan Gunung Sitoli.Pihaknya mengimbau masyarakat, untuk selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar, selalu merujuk kepada informasi dari BMKG agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi.
"Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui call center di 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id," pungkasnya. (dwi/ram)
Editor : Juli Rambe