LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com– Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang penarik becak bermotor (betor) berusia 69 tahun tewas di tempat setelah kendaraannya bertabrakan dengan kereta api tangki minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Korban diketahui bernama Sukoyo, warga Jalan Kemuning 13, Lingkungan XI, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, yang berdomisili di Dusun I, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang.
Benturan keras membuat betor yang dikendarai korban mengalami kerusakan parah. Warga dan pengendara yang melintas pun berkerumun di lokasi kejadian, sebagian membantu proses evakuasi korban sebelum dibawa ke rumah sakit.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Deli Serdang, Iptu AJ Tarigan, membenarkan kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, insiden melibatkan betor penumpang jenis Jialing Jetwin 100 yang dikendarai Sukoyo dengan kereta api tangki CPO bernomor lokomotif CC201.93.01 (2812).
Baca Juga: Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Mitro AMD Tebingtinggi, Keluarga Lapor Polisi, BPJS Disorot
Berdasarkan hasil penanganan awal, korban mengendarai betor dari arah Jalan Pekan Batang Kuis atau kawasan pajak menuju Aras Kabu. Setibanya di perlintasan kereta api Desa Bakaran Batu, betor yang dikemudikannya bertabrakan dengan kereta api tangki CPO yang melaju dari arah Medan menuju Perbaungan.
“Kereta api tangki CPO tersebut datang dari arah Medan menuju Perbaungan. Saat betor melintas di perlintasan, terjadi tabrakan,” jelas Tarigan.
Sempat Ada Peringatan Klakson Kereta
Tarigan menambahkan, berdasarkan keterangan salah seorang saksi di lokasi kejadian, kereta api sempat membunyikan klakson panjang sebelum melintasi perlintasan tersebut.
Namun, korban diduga tidak mendengar peringatan itu sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Menurut Tarigan, benturan tersebut menyebabkan korban mengalami luka robek di bagian kepala serta luka lecet pada kedua tangan. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: 79 Persen Pesanan GrabFood Diawali Eksplorasi, Brand F&B Harus Rebut Perhatian Konsumen
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSU Patar Asih di Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, untuk penanganan lebih lanjut.
“Korban mengalami luka robek di bagian kepala dan luka lecet pada tangan kanan serta kiri. Korban diduga meninggal dunia di TKP, kemudian dibawa ke RSU Patar Asih. Kasus kecelakaan ini masih kami tangani,” pungkas Tarigan. (btr/han)
Editor : Johan Panjaitan