LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com – Konsolidasi organisasi dan soliditas kader menjadi sorotan dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Tahun 2026. Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang berharap forum tersebut melahirkan kepemimpinan yang solid sekaligus memperkuat kontribusi partai terhadap pembangunan daerah.
Harapan itu disampaikan Fery saat menghadiri Musda IV Partai Golkar Labusel di Convention Hall Grand Suma, Bloksongo, Senin (12/10/2026).
Musda tersebut menjadi momentum bagi Partai Golkar untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta merumuskan program kerja menghadapi tantangan ke depan.
Baca Juga: Penarik Betor Tewas Ditabrak Kereta Api Tangki CPO di Batang Kuis, Kendaraan Hancur
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang juga anggota DPR RI, Andar Amin Harahap, S.STP., M.Si., Sekretaris Daerah Labusel M. Reza Pahlevi Nasution, Ketua Partai Golkar Labusel M. Romadon Nasution, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para ketua partai politik.
Hadir pula pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan se-Labusel, perwakilan DPD Golkar dari kabupaten tetangga, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Fery menegaskan bahwa Musda tidak boleh sekadar dipandang sebagai agenda pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum tersebut harus menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi untuk memastikan organisasi berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, proses musyawarah yang demokratis dan mengedepankan semangat kekeluargaan menjadi landasan penting dalam melahirkan kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Baca Juga: Bareskrim dan Polrestabes Medan Gerebek THM Merak Jingga, Vape Narkoba Disita
“Saya berharap Musda IV ini dapat berjalan secara demokratis, tertib, dan penuh kekeluargaan, serta menghasilkan kepemimpinan yang solid. Dengan demikian, Partai Golkar semakin mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” ujar Fery.
Perbedaan Pilihan Jangan Memecah Kader
Fery juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika organisasi. Perbedaan pandangan maupun pilihan dalam proses musyawarah, menurutnya, merupakan hal yang lumrah.
Namun, setelah keputusan diambil, seluruh kader diharapkan kembali merapatkan barisan dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
“Perbedaan pilihan dalam organisasi adalah hal yang wajar. Namun, setelah musyawarah selesai, mari kita kembali bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” tegasnya.
Baca Juga: Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Mitro AMD Tebingtinggi, Keluarga Lapor Polisi, BPJS Disorot
Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Fery menyampaikan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta. Ia berharap keputusan yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Andar Amin Minta Kepengurusan Terpilih Rangkul Kader
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sumut Andar Amin Harahap menilai Musda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Forum tersebut tidak hanya menjadi sarana pertanggungjawaban kepengurusan, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi program dan menyusun agenda kerja yang terukur.
Andar menekankan bahwa kepengurusan terpilih harus mampu merangkul seluruh kader, menjaga soliditas internal, serta melaksanakan keputusan organisasi secara bertanggung jawab.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam mengawal program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Dispora Sumut Sukses Gelar Seleksi Pemain Berbakat
Melalui Musda IV ini, Partai Golkar Labusel diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga persatuan kader, dan meningkatkan peran dalam mendukung pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Soliditas internal dan komunikasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi modal penting agar organisasi dapat menjalankan perannya secara konstruktif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan