SERDANG BEDAGAI, Sumutpos.jawapos.com – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mulai mengganggu aktivitas pengguna jalan. Jarak pandang yang terbatas, terutama di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Perbaungan hingga Sei Rampah, meningkatkan risiko kecelakaan dan menuntut pengendara lebih waspada.
Menyikapi kondisi tersebut, Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP Gokma Silitonga mengingatkan seluruh pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, mobil pribadi hingga angkutan umum, agar mengutamakan keselamatan dan mematuhi lima langkah penting saat berkendara di tengah kabut asap.
“Pengendara harus lebih berkonsentrasi dan berhati-hati karena jarak pandang sangat terbatas. Jangan memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi atau menyalip ketika kondisi jalan tidak memungkinkan,” ujar Gokma, Kamis (16/10/2026).
Lima Langkah Penting Hadapi Kabut Asap
Pertama, pengendara diminta meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kecepatan. Dalam kondisi jarak pandang terbatas, manuver mendadak dan upaya mendahului kendaraan lain dapat memperbesar risiko kecelakaan.
Baca Juga: MTMH Borong Tiga Diamond PERSI 2026, Layanan Jantung, Kanker hingga Saraf Diakui Nasional
Kedua, menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan partikel asap yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Pengendara juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan selama beraktivitas di luar ruangan.
Ketiga, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Ruang yang cukup akan memberikan waktu bagi pengendara untuk mengerem dan mengantisipasi perlambatan mendadak, terutama ketika kendaraan di depan sulit terlihat dengan jelas.
Keempat, menyalakan lampu utama agar kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya. Langkah ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan bersama ketika kabut mengurangi visibilitas.
Kelima, menunda perjalanan apabila kabut semakin pekat. Jika jarak pandang sangat terbatas, pengendara disarankan menepi di lokasi yang aman dan menunggu hingga kondisi membaik. Apabila jarak pandang sudah di bawah 10 meter, perjalanan sebaiknya tidak dilanjutkan sampai situasi dinilai aman.
“Jika kabut sudah terlalu pekat, tunda dulu perjalanan demi keselamatan. Jangan dipaksakan. Lebih baik terlambat daripada celaka,” tegasnya.
Patroli di Titik Rawan
Selain memberikan imbauan, Satlantas Polres Sergai akan terus melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang rawan terdampak kabut asap di sepanjang Jalinsum wilayah Sergai.
Baca Juga: Siswa di Medan Belajar Daring 16-21 Oktober 2026, Kadisdikbud : Orangtua Pastikan Anak Tetap Belajar
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan akibat terbatasnya jarak pandang.
Gokma menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan situasi tersebut. Karena itu, ia meminta pengendara tidak mengabaikan kondisi cuaca dan lingkungan sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat aman dan selamat sampai tujuan. Keselamatan pengendara adalah prioritas utama,” pungkasnya. (fad/han)
Editor : Johan Panjaitan