BINJAI, Sumutpos.jawapos.com – Setelah sekitar 20 tahun tak tersentuh perbaikan, Jalan Gaharu di Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, akhirnya mendapat pengaspalan. Pemerintah Kota (Pemko) Binjai mengalokasikan anggaran Rp994 juta dari APBD 2026 untuk membenahi ruas jalan yang menjadi akses penting bagi mobilitas warga tersebut.
Perbaikan ini menjadi bagian dari upaya Pemko Binjai membenahi infrastruktur jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Proses pengaspalan pun dipercepat dengan mengerahkan empat unit alat berat beserta sejumlah petugas di lapangan.
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, turun langsung meninjau progres pengerjaan. Pria yang akrab disapa Jiji itu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut.
“Atas nama pemerintah, kami meminta maaf atas keterlambatan proses perbaikan,” ujar Jiji.
Baca Juga: Jangan Asal Mengepel! 6 Kebiasaan Ini Bikin Lantai Tetap Kotor dan Lengket
Meski demikian, dia memastikan pembenahan jalan rusak di Kota Binjai dilakukan secara bertahap. Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat mulai mendapat perhatian pemerintah.
“Alhamdulillah, saat ini satu per satu jalan rusak di Kota Binjai mulai kita perbaiki dan aspal,” sambungnya.
Jalan Gaharu memiliki peran strategis karena menjadi akses menuju sarana pendidikan sekaligus menghubungkan empat kelurahan di Binjai Utara, yakni Pahlawan, Jati Makmur, Damai, dan Kebun Lada. Dengan demikian, perbaikan ruas tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas warga dan memperlancar aktivitas sehari-hari.
Secara teknis, pengaspalan menggunakan hotmix dilakukan sepanjang kurang lebih 830 meter dengan lebar lima meter. Proyek senilai Rp994 juta itu ditargetkan rampung dalam 85 hari kerja.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Binjai, Frans Armenda Ginting, menjelaskan, pembenahan infrastruktur juga telah dilakukan di ruas jalan lain.
Sebelumnya, pengaspalan rampung dilaksanakan di Jalan Rambutan Ujung, Kecamatan Binjai Barat, dengan nilai anggaran lebih dari Rp671 juta yang bersumber dari APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2026.
“Seperti Jalan Rambutan Ujung yang sudah puluhan tahun diusulkan warga, hari ini Jalan Gaharu juga kita kerjakan pengaspalannya,” jelas Frans.
Dia berharap pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target agar akses masyarakat kembali lancar dan nyaman digunakan.
Drainase Masih Jadi Catatan Warga
Di balik apresiasi terhadap perbaikan jalan, masyarakat setempat turut menyampaikan catatan mengenai persoalan drainase di sekitar lokasi. Warga berharap pembenahan infrastruktur tidak berhenti pada pengaspalan, tetapi juga menyentuh sistem saluran air yang selama ini dinilai belum optimal.
Baca Juga: 11 Ciri Orang yang Bikin Orang Lain Nyaman, Nomor 5 Punya Daya Tarik Alami
Pasalnya, kawasan tersebut kerap mengalami genangan hingga banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Binjai.
Masukan itu menjadi pekerjaan lanjutan yang perlu diperhatikan pemerintah. Sebab, jalan yang mulus belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan apabila genangan air masih mengganggu aktivitas warga dan berpotensi merusak permukaan jalan.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan