BMKG: Kualitas Udara di Sumut sudah Kategori Baik-Sedang

Juli Rambe • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 17:50 WIB
Peta kualitas udara di Sumut. (Dok: BMKG)
Peta kualitas udara di Sumut. (Dok: BMKG)

 

MEDAN, SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, berdasarkan pemantauan dari citra satelit, kualitas udara di Sumatera Utara (Sumut) sudah memasuki kategori baik-sedang.

Demikian disampaikan Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho dalam siaran persnya yang diterima Sumut Pos di Medan, Senin (19/10) sore.

"Sebaran asap berdasarkan analisis angin, angin bertiup dari arah timur tenggara menuju barat laut utara. Namun, tidak ditemukan titik panas (hotspot)," katanya.

Baca Juga: Rico Waas Segera Evaluasi Jajaran Dinas PKPCKTR Medan

Sedangkan, hasil dari pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang, terpantau asap pada sekira pukul 09.00-13.00 WIB, dengan jarak pandang berkisar antara 4-6 Km. 

"Meski begitu, kami tetap mengimbau agar masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap, agar berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan," ujarnya.

"Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap," imbaunya.

Sementara itu, prakiraan cuaca untuk sepekan ke depan, beberapa wilayah di Sumut mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Kondisi ini dipengaruhi oleh adanya perlambatan dan pertemuan angin (konvergensi), serta belokan angin yang terbentuk dari wilayah pesisir barat hingga pesisir timur Sumut.

Labilitas atmosfer lokal yang kuat turut mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah tersebut. Dinamika atmosfer dalam sepekan ke depan menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan hujan akibat pengaruh belokan angin (shearline), daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan labilitas atmosfer yang tinggi.

"Kondisi ini berpotensi menyebakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang yang bersifat lokal pada siang hingga malam hari di wilayah Sumut," jelasnya.

Adapun, wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat tersebut, antara lain Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai), Tebingtinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Selatan (Labusel), Pakpakbharat, Dairi, Karo, Humbanghasundutan (Humbahas), Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), Sibolga, Padangsidempuan, Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), Mandailingnatal (Madina), Nias Selatan (Nisel), Nias, Nias Barat (Nisbar), dan Gunungsitoli.

Karena itu, berdasarkan faktor-faktor itu, pihaknya mengimbau masyarakat, untuk selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif, agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar.

"Selalu merujuk kepada informasi dari BMKG, agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi. Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan BBMKG Wilayah 1 Medan melalui media sosial @infobmkgsumut. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui call center di 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id," pungkssnya. (dwi/ram)

 

Editor : Juli Rambe
cuaca di Medan sudah baik sebaran asap karhutla bmkg Cuaca di sumut