SAMOSIR, SUMUTPOS.CO -Pantai Pasir Putih Parbaba, Desa Hutabolon, Kecamatan Pangururan, Samosir, kini jadi pilihan utama para pengunjung yang datang ke kawasan wisata Danau Toba. Selain Parapat, lokasi ini pun dipadati ribuan wisatawan yang menikmati suasana pegunungan, sambil menikmati wisata air, dengan seribu kesan.
Masa libur Lebaran tahun ini, lokasi pantai Parbaba sepertinya sudah dikenal, dan menjadi objek wisata favorit di Danau Toba. Sebab, selain mandi dan menikmati wahana air, seperti sepeda air dan banana boat, wisatawan disuguhi suasana pegunungan tinggi yang terlihat sangat dekat dengan lokasi pantai.
Kondisi pantai yang landai juga membuat pengunjung leluasa menikmati wisata air, hingga jauh ke tengah. Itu pula yang menjadikan pantai ini banyak diminati, karena luasnya mampu menampung ribuan pengunjung yang memadati.
Mengunjungi Parbaba, wisatawan pengguna kendaraan bermotor punya beberapa pilihan jalur, melalui penyeberangan kapal feri Balige-Nainggolan, Ajibata-Tomok, atau Tigaras-Simanindo. Atau bagi wisatawan asal Kota Medan dan sekitarnya, juga bisa melalui jalur pegunungan, Kota Medan-Berastagi-Merek-Sitinjo-Tele-Pangururan. Jalur darat ini, memang tidak harus menggunakan kapal feri, karena sudah terhubung jembatan di Tano Ponggol Pangururan. Sedangkan waktu tempuh dari Kota Medan berkisar 6-7 jam.
Khusus wisatawan yang mengambil rute melalui Tele, selain Parbaba, pengunjung juga bisa menikmati berbagai objek wisata sepanjang perjalanan. Mengingat, jalur tersebut memang melalui kawasan pegunungan yang saat masa liburan memang kerap dipadati wisatawan, baik lokal hingga mancanegara. Ini pula yang membuat banyak wisatawan merasa seribu kesan berwisata ke Danau Toba didapat dengan menempuh jalur ini.
Sebut saja mulai dari lokasi pemandian Sembahe, Sibolangit, Panatapan, Taman Hutan Raya-Kota Berastagi, hingga Tigapanah, bagi pencinta buah-buahan. Setelah melewati Merek, persimpangan antara Sidikalang-Simarjarunjung-Berastagi, keindahan pemandangan Danau Toba juga mulai terlihat dari lokasi Panatapan yang tidak jauh dari persimpangan tersebut. Berlanjut ke lokasi Air Terjun Sitinjo, Dairi, yang berada tepat di pinggir jalan, Wisata Iman, hingga sampai ke Penetapan Tele (pemandangan Danau Toba).
Sepanjang perjalanan melalui jalur ini, kita tak perlu khawatir merasa kepanasan. Sebab yang dilewati adalah kawasan pegunungan dengan udara sejuk. Apalagi, dengan cuaca cerah, bisa menghemat bahan bakar, karena tak perlu menggunakan pendingin untuk menyejukkan suasana dalam kendaraan. Namun untuk pengendara roda dua, tentu disarankan menyiapkan jaket, karena angin dingin akan terasa sepanjang jalan.
Tapi pengunjung tak perlu khawatir, sampai di Pangururan hingga ke Parbaba, suasana tidak lagi sedingin waktu di perjalanan. Karena posisinya berada di bagian lereng gunung. Begitupun, udara di ibukota Kabupaten Samosir ini, masih tetap terasa sejuk walaupun dalam kondisi terik matahari. Karenanya, Parbaba menjadi pilihan favorit wisatawan, sebab selain keseruan dan keindahan pemandangan, banyak objek wisata lain yang bisa dinikmati pengunjung, khususnya yang melalui jalur Tele Pangururan.
Meskipun begitu, Danau Toba masih menyisakan banyak lokasi yang mungkin belum banyak diketahui publik, tapi punya potensi yang bisa memikat hati wisatawan. Ditambah lagi begitu banyak view yang memanjakan mata. (bal/saz) Editor : Admin-1 Sumut Pos