SUMUT POS- Bagi turis maupun traveler yang pertama kali ke Hong Kong, maka jangan lupa singgah ke kawasan Mong Kok di wilayah Yau Tsim Mong, bagian barat Semenanjung Kowloon, Hong Kong.
Selain karena berada di pusat kota, kawasan ini memberikan cerminan lain tentang Hong Kong.
Di kawasan ini terkenal sebagai kawasan padat penduduk. Bahkan, kawula muda Hong Kong sering berkumpul di daerah ini.
Jadi, di kawasan ini kamu bisa berjumpa dengan orang- orang yang memiliki berbagai style yang terkadang membuat kamu senyum- senyum sendiri.
Kawasan ini juga terkenal bagi kalangan turis, karena memiliki perpaduan bangunan modern dan lama.
Misalnya, di Shanghai Street kamu akan temukan berbagai bangunan dengan desain modern yang menarik. Sedangkan saat kamu ke Shatung Street maka akan kamu temukan bagunan tinggi dengan konsep lama.
Sedangkan di Jalan Tung Choi (Tung Choi Street), saat ini banyak bangunan yang sedang direnovasi.
Untuk diketahui, pada umumnya bangunan di Hong Kong adalah bangunan tinggi. Di mana, lantai pertama menjadi pusat bisnis dan lantai kelima hingga seterusnya menjadi apartemen atau tempat tinggal.
Selain perpaduan bangunan, hal lain yang membuat kawasan ini terkenal adalah pusat pembelanjaannya.
Mau tahu ada apa saja di Kawasan Mong Kok, berikut ulasannya:
1. Ladies Market
Di kawasan Mong Kok ini ada pusat penjualan oleh- oleh, mulai kaos, kipas, tas, souvenir dan lain sebagainya. Dan tentu saja, harga yang ditawarkan sangat ekonomis alias murah. Karena masih menganut sistem tradisional, transaksi di sini masih menggunakan sistem tawar menawar ya. Namanya adalah Ladies Market.
Di Ladies Market, HKD100 (Hongkong Dolar), kamu bisa membawa pulang 7, 8 atau lebih kaos yang bertuliskan 'I Love Hong Kong'.
Nah, bila 1 HKD sama dengan Rp2.100, maka 1 kaosnya hanya berkisar RpRp26 an. Murah kan?
Di sini juga ada kipas tangan dengan desain oriental. Kalau kamu bijak menawar, maka 1 kipas dapat HKD7.
Untuk diingat, tidak semua pedagang menguasai bahasa Inggris, pada umumnya mereka mengerti angka yang kita sebut. Jadi, usahakan saat berbicara dengan menggunakan isyarat dari tangan ya.
Ladies Market mulai buka sejak siang hingga pukul 10 malam. Untuk para turis disarankan datang saat sore atau malam hari ya.
2. Toko Sneaker
Berjalan beberapa meter dari Ladies Market, ada beberapa toko sneaker yang murah dan dijamin original. Kenapa original? Karena Hong Kong bebas biaya impor.
Toko sneaker ini menjual berbagai sepatu dengan merk terkenal. Mulai dari Adidas, Nike, Puma, dan lain sebagainya.
Model yang dijual juga terbaru alias tidak ketinggalan mode. Nah, berbeda dengan Ladies Market, di toko sneaker ini tidak ada sistem tawar menawar. Harga sudah dicantumkan disetiap sepatu yang dipajang ya.
Nah, yang menarik dari toko sneaker ini adalah mereka menerima pembayaran Qris dari bank asal Indonesia lho. Jadi, bila Dolar Hong Kong kamu kurang, masih bisa berbelanja sepatu impian kok.
3. Toko Skincare
Alasan lain agar kamu berkunjung ke Kawasan Mong Kok adalah berjejernya toko skincare. Ada juga beberapa yang menyebutnya apotik ya.
Toko skincare di sini menawarkan produk original dengan harga miring. Dan siapkan mental dan hati jangan sampai kalap ya.
Bila kamu berpikir bahwa produk yang dijual adalah merk China atau lokal, maka jawabannya adalah salah.
Di toko dan apotik di sini menjual berbagai merk dari berbagai belahan dunia. Mulai dari The Bodh Shop, Biore, Vaseline, Cetaphil, dan lain sebagainya.
Parfum juga tsrsedia dari berbagai merk kelas dunia.
4. Makanan Pinggir Jalan
Hong Kong memiliki makanan pinggir jalan yang terkenal. Dan biasanya dijual di kios- kios. Tapi, bagi yang muslim untuk pastikan bahan makanan maupun masakannya.
Nah, di kawasan ini juga ada kafe yang menjual masakan halal yaitu makanan khas Arab India.
5. Supermarket Lengkap
Alasan lain kenapa disebut Kawasan Mong Kok adalah ramah turis adalah banyaknya supermarket yang lengkap dan buka 24 jam, sehingga turis dijamin tidak akan kelaparan maupun kehausan.
6. Mudah Diakses
Kawasan Mong Kok sangat mudah diakses dari berbagai kawasan di Hong Kok. Di kawasan ini ada 2 stasiun MTR dan beberapa titik halte untuk pemberhentian bus bertingkat dan pada umumnya ada di Jalan Shanghai. (ram)
Editor : Juli Rambe