sumutpos.jawapos.com - Di balik keamanan kawasan elite seperti Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, terdapat sosok penjaga berkaki empat yang memiliki kemampuan khusus. Anjing K-9 yang dilatih secara profesional menjadi salah satu bagian dari sistem pengamanan dengan tugas mendeteksi ancaman, membantu patroli, hingga menjaga area tertentu.
Melnasir Instagram @pandemictalks, Kamis (30/7/2026), namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa menghadirkan satu ekor anjing K-9 untuk kebutuhan keamanan membutuhkan biaya yang cukup besar. Biaya sewanya bahkan dapat mencapai belasan juta rupiah setiap bulan.
Untuk penggunaan jasa anjing K-9 di kawasan elite, biaya sewa satu ekor anjing dapat berada di kisaran Rp12 juta hingga Rp15 juta per bulan. Nilai tersebut umumnya hanya mencakup layanan penggunaan anjing K-9 untuk tugas pengamanan, belum termasuk berbagai kebutuhan operasional lain yang harus dipenuhi.
Di balik kemampuan seekor anjing K-9, terdapat proses panjang yang membutuhkan investasi besar. Sebelum diterjunkan ke lapangan, anjing harus menjalani pelatihan khusus agar memiliki kemampuan disiplin, kepatuhan, serta kemampuan mendeteksi objek atau situasi tertentu.
Pelatihan dasar atau basic obedience untuk membentuk kepatuhan dan kontrol perilaku dapat menghabiskan biaya sekitar Rp30 juta hingga Rp70 juta. Sementara itu, pelatihan khusus atau specialized training seperti pelacakan, pendeteksian bahan berbahaya, pencarian, hingga pengamanan bisa mencapai Rp100 juta hingga Rp300 juta.
Tidak hanya biaya pelatihan, kebutuhan perawatan harian juga menjadi faktor penting. Anjing K-9 membutuhkan makanan berkualitas tinggi, pemeriksaan kesehatan rutin, vitamin, grooming, perlengkapan kerja, hingga sesi pelatihan lanjutan agar kemampuan mereka tetap terjaga.
Selain itu, keberadaan pawang atau handler profesional menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Hubungan antara anjing dan pawang harus dibangun melalui latihan rutin agar keduanya dapat bekerja sebagai satu tim ketika menghadapi situasi di lapangan.
Baca Juga: Gugat Tiket Gratis KA, Warga Minta Batas Usia Anak Diperluas hingga 5 Tahun
Berbeda dengan anjing peliharaan biasa, anjing K-9 dipilih berdasarkan karakter, kecerdasan, stamina, keberanian, serta kemampuan belajar. Tidak semua jenis anjing dapat menjalankan tugas sebagai anjing keamanan profesional.
Beberapa ras yang paling banyak digunakan dalam dunia K-9 antara lain German Shepherd, Belgian Malinois, Labrador Retriever, Dutch Shepherd, dan Bloodhound.
German Shepherd dikenal memiliki kombinasi kemampuan fisik, kecerdasan, dan loyalitas yang tinggi. Sementara Belgian Malinois banyak digunakan dalam operasi keamanan karena gesit, memiliki energi besar, dan cepat merespons perintah. Labrador Retriever juga kerap dipilih untuk tugas pendeteksian karena memiliki penciuman tajam dan karakter yang mudah dilatih.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Lapangan Merdeka Binjai Timpa Pedagang UMKM, Korban Dilarikan ke RSUD Djoelham
Tingginya biaya untuk menghadirkan anjing K-9 menunjukkan bahwa kemampuan mereka bukan sekadar hasil dari faktor alami, melainkan melalui proses seleksi, pelatihan, dan perawatan yang berkelanjutan.
Dengan kemampuan yang dimiliki, anjing K-9 menjadi salah satu aset penting dalam sistem keamanan modern. Investasi puluhan hingga ratusan juta rupiah tersebut dianggap sebanding dengan peran mereka dalam membantu manusia menciptakan lingkungan yang lebih aman.(lin)
Editor : Redaksi