sumutpos.jawapos.com - Kreativitas warga dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 kembali mencuri perhatian. Kali ini, warga Dusun Serut, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menghadirkan karya unik berupa replika Menara Eiffel setinggi 23 meter yang dibuat dari bambu.
Melansir Instagram @cretivox, Minggu (16/8/2026), karya tersebut merupakan hasil kreativitas para pemuda Karang Taruna Bina Karya. Dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan, mereka berhasil mengubah bambu menjadi bangunan ikonik yang menyerupai landmark terkenal dunia di Paris, Prancis.
Pembuatan replika ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan. Tidak hanya sebagai dekorasi, Menara Eiffel bambu tersebut juga menjadi simbol semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat dalam menyambut momen 17 Agustus.
Baca Juga: MUI Ingatkan Larangan Tasyabbuh dalam Perayaan Kemerdekaan RI
Proses pengerjaan dilakukan secara bersama-sama oleh para pemuda. Mereka merancang struktur, menyusun rangka bambu, hingga memperhatikan detail agar bentuk menara terlihat menyerupai aslinya.
Kehadiran replika Menara Eiffel ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. Banyak masyarakat yang datang untuk melihat langsung karya tersebut dan mengabadikan momen bersama bangunan unik itu.
Selain menghadirkan kemeriahan perayaan HUT RI, karya ini juga menunjukkan bahwa bahan sederhana seperti bambu dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai seni. Sebelumnya, berbagai daerah di Indonesia juga pernah memanfaatkan bambu untuk membuat replika Menara Eiffel sebagai karya kreatif maupun ikon wisata.
Baca Juga: Jalan Alpukat Raya Dikeluhkan Warga, Dinas PUTR Binjai Pastikan Pengaspalan Dilakukan Tahun Ini
Bagi warga Dusun Serut, replika Menara Eiffel bukan sekadar hiasan perayaan. Bangunan tersebut menjadi bukti bahwa ide kreatif, kerja sama, dan semangat kebersamaan mampu melahirkan karya besar dari sumber daya yang ada di sekitar.
Di tengah berbagai perlombaan khas 17-an, inovasi warga Sukoharjo ini menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga ruang untuk menampilkan kreativitas dan kebanggaan terhadap lingkungan sendiri.(lin)
Editor : Redaksi