Limbah Plastik Multilapis di Bali Diolah Jadi Produk Bernilai hingga Dukung Pembuatan Kaki Palsu

Redaksi • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB
Limbah plastik multilapis di Bali disulap BWC menjadi produk bernilai guna.(Instagram @cretivox)
Limbah plastik multilapis di Bali disulap BWC menjadi produk bernilai guna.(Instagram @cretivox)

 

sumutpos.jawapos.com - Limbah kemasan makanan ringan berbahan plastik multilapis atau multi-layered plastic (MLP) yang selama ini sulit didaur ulang kini mulai dimanfaatkan menjadi material bernilai guna di Bali.

Melansir Instagram @cretivox, Jumat (25/9/2026), melalui inovasi pengolahan sampah, Bali Waste Cycle (BWC) mengubah limbah plastik multilapis menjadi berbagai produk, seperti papan nama, penunjuk arah, hingga material pendukung pembuatan kaki palsu bagi penyandang disabilitas.

Inisiatif tersebut dikembangkan BWC bersama sejumlah pihak, termasuk PepsiCo Indonesia dan pemerintah daerah melalui program PepsiCo Greenhouse Program Asia Pacific 2026. Program ini bertujuan mendorong pengelolaan limbah kemasan sekaligus menciptakan dampak lingkungan dan sosial.

Baca Juga: Macklemore Siapkan Konser, Keuntungan untuk Palestina

Dalam pelaksanaannya, BWC juga berkolaborasi dengan TPS 3R Eka Pancaguna Buana Lestari untuk mengoptimalkan penggunaan peralatan serta memberikan pelatihan produksi kepada masyarakat.

Director of BWC Olivia Anastasia Padang mengatakan, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada pengurangan residu yang berakhir di tempat pembuangan, tetapi juga bagaimana limbah dapat memiliki nilai ekonomi.

“Pemanfaatan sampah tidak hanya untuk mengurangi residu, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi dan manfaat sosial bagi masyarakat,” ujar Olivia.

Melalui pendekatan tersebut, limbah plastik multilapis yang sebelumnya menjadi tantangan dalam sistem daur ulang kini diarahkan menjadi material baru yang memiliki fungsi. Selain membantu mengurangi beban lingkungan, inovasi ini juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Baca Juga: Bupati Baharuddin Siagian Wisuda S3, Berikan Beasiswa S2 bagi Putra Berprestasi Batu Bara

Dengan kolaborasi berbagai pihak, BWC berharap pengolahan limbah plastik dapat terus berkembang dan menjadi contoh pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia.(lin)

Editor : Redaksi
Ekonomi Sirkular Bali Waste Cycle Daur Ulang Sampah Plastik Multilapis Sampah Jadi Nilai