Warung Pak Mul di Solo Tetap Buka dengan Aturan Unik: Kalau Tutup Berarti Lagi Bad Mood

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:02 WIB
Warung Pak Mul di Mojosongo, Solo, viral karena buka sesuai mood.(Instagram @cretivox)
Warung Pak Mul di Mojosongo, Solo, viral karena buka sesuai mood.(Instagram @cretivox)

 

sumutpos.jawapos.com - Warung Pak Mul di kawasan Mojosongo, Solo, kembali menjadi perhatian publik setelah kisah unik di balik tulisan yang terpampang di depan warung tersebut viral di media sosial.

Melansir Instagram @cretivox, Sabtu (3/10/2026), tulisan sederhana berbunyi, “Jika tutup berarti lagi bad mood” menjadi ciri khas warung yang selama ini dikenal warga sekitar. Informasi tersebut mengundang perhatian warganet.

Warung tersebut sebelumnya dikelola langsung oleh Pak Mul. Namun, setelah Pak Mul meninggal dunia, usaha itu kini diteruskan oleh sang anak.

Baca Juga: Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Netizen Terbelah: Ada yang Dukung, Ada yang Sindir

Menariknya, aturan membuka warung ternyata tidak banyak berubah. Sang anak mengungkapkan bahwa warung memang tetap dibuka secara “mood-moodan”.

Salah satu alasannya berkaitan dengan kondisi cuaca. Belakangan, suhu udara di Solo terasa cukup panas sehingga terkadang membuat sang anak memilih untuk tidak membuka warung.

Karena itu, tulisan di depan warung bukan sekadar candaan, tetapi menjadi cara sederhana untuk memberi tahu pelanggan bahwa warung bisa saja tutup ketika pemiliknya sedang tidak bersemangat untuk berjualan.

Kisah Warung Pak Mul pun menarik perhatian karena menunjukkan sisi sederhana kehidupan pemilik usaha kecil. Setelah diteruskan oleh generasi berikutnya, identitas dan kebiasaan warung tersebut tetap dipertahankan.

Baca Juga: Sabam Sibarani Mendaftar Calon Ketua DPD II Partai Golkar Dairi

Keunikan itu kemudian mendapat beragam respons dari warganet. Sebagian menganggap aturan tersebut lucu dan justru membuat Warung Pak Mul semakin memiliki ciri khas.

“Jujur banget, daripada buka tapi yang jualan bad mood,” tulis salah satu warganet.

Komentar lain menyoroti hubungan antara pemilik usaha dan pelanggan yang terasa lebih santai.

“Ini baru namanya warung sesuai kondisi hati pemilik,” komentar warganet lainnya.

Ada pula yang mengaku justru penasaran ingin datang ke warung tersebut.

“Kalau datang terus tutup, berarti harus balik lagi besok,” tulis pengguna lainnya dengan nada bercanda.

Baca Juga: Iptu Parlindungan Lumbantoruan Diangkat Jadi PS Kasat Narkoba Polres Dairi

Respons warganet menunjukkan bahwa hal sederhana seperti tulisan di depan warung dapat menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah banyaknya usaha yang berlomba membangun keunikan, Warung Pak Mul justru dikenal melalui cara yang sederhana dan apa adanya.

Bagi pelanggan, aturan “kalau tutup berarti bad mood” mungkin terdengar tidak biasa. Namun, justru keunikan tersebut yang membuat Warung Pak Mul di Mojosongo memiliki cerita tersendiri dan kembali menjadi perbincangan di media sosial.(lin)

Editor : Redaksi
Warung Viral Warung Pak Mul Mojosongo viral solo