Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Prabowo Prihatin, Banyak Masyarakat Lebih Mengagungkan Budaya Asing

Redaksi • Minggu, 12 April 2026 | 21:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto prihatin terhadap fenomena sebagian masyarakat Indonesia yang lebih menyukai budaya asing. (Instagram @pandemictalks)
Presiden Prabowo Subianto prihatin terhadap fenomena sebagian masyarakat Indonesia yang lebih menyukai budaya asing. (Instagram @pandemictalks)

 

sumutpos.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena sebagian masyarakat Indonesia yang dinilai lebih menyukai budaya asing dibandingkan budaya sendiri.

Melansir Instagram @pandemictalks, Minggu (12/4/2026), pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya menjaga jati diri bangsa melalui pelestarian budaya lokal, termasuk pencak silat sebagai warisan tradisional Indonesia.

Menurut Prabowo, kecenderungan mengagungkan budaya luar tanpa diimbangi kebanggaan terhadap budaya sendiri dapat melemahkan identitas nasional. Ia menilai, bangsa yang besar seharusnya memiliki rasa percaya diri terhadap warisan budaya yang dimiliki.

Baca Juga: Rizki Lubis Tegaskan Kecamatan Harus Fokus Tangani Persampahan di Medan

Ia juga mengingatkan bahwa budaya bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bagian dari karakter dan kekuatan bangsa. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budaya nasional di tengah derasnya arus globalisasi.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai disiplin, kehormatan, dan semangat kebangsaan. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan budaya Indonesia agar tetap relevan dan dihargai, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Fenomena ketertarikan terhadap budaya asing sendiri dinilai tidak sepenuhnya negatif, selama tidak menghilangkan identitas nasional. Namun, Prabowo mengingatkan agar masyarakat tetap menempatkan budaya Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

Baca Juga: Pencuri Motor di Portibi Tak Berkutik Diringkus Tim Opsnal Polsek Padang Bolak

Pernyataan ini ramai diperbincangkan warganet, dengan beragam sudut pandang.

“Setuju sih, kadang kita lebih bangga pakai brand luar daripada produk lokal,” tulis netizen.

“Budaya asing boleh dipelajari, tapi jangan sampai lupa jati diri bangsa sendiri,” komentar netizen lain.

“Masalahnya exposure budaya lokal masih kurang, kalah sama K-pop dan budaya barat,” timpal netizen lainnya.(lin)

Editor : Redaksi
#prabowo #Budaya Asing #budaya indonesia #nasionalisme #pencak silat