sumutpos.jawapos.com – Koperasi Merah Putih kembali menjadi sorotan setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi rak barang di salah satu gerai viral di media sosial.
Melansir Instagram @lambegosiip, Selasa (19/5/2026), dalam video tersebut, sejumlah produk terlihat tersusun rapi di rak, namun jumlah stoknya dinilai sangat terbatas. Kondisi ini memicu komentar pedas dari warganet yang menilai pajangan barang tersebut hanya sekadar etalase untuk menarik perhatian.
Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat melalui sistem koperasi modern. Namun, pelaksanaannya belakangan kerap menuai kritik.
Video yang beredar memperlihatkan beberapa rak yang tampak penuh dari depan, tetapi jika diperhatikan lebih dekat, banyak produk hanya dipajang satu atau dua unit saja.
Baca Juga: Bournemouth Vs Manchester City: Pep Waspadai Konsistensi The Cherries di Vitality
Warganet pun menilai hal itu kurang mencerminkan kesiapan operasional koperasi.
“Rak penuh, tapi isinya cuma tempelan,” tulis salah satu netizen.
“Kalau stoknya sedikit, pembeli datang sekali langsung habis,” komentar lainnya.
Sebagian warganet menilai kondisi tersebut wajar karena koperasi masih dalam tahap awal pengembangan. Mereka berharap pasokan barang akan semakin lengkap seiring berjalannya waktu.
Namun, ada pula yang mempertanyakan kesiapan konsep bisnis koperasi jika stok produk dasar saja belum memadai.
Baca Juga: Polsek Kotapinang Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Bloksongo
Sebelumnya, Koperasi Merah Putih juga sempat menjadi perbincangan setelah muncul video truk pengangkut barang yang disebut mengambil stok dari gudang minimarket modern. Hal itu memunculkan pertanyaan mengenai sistem distribusi dan sumber pasokan produk.
Meski menuai kritik, banyak pihak berharap koperasi ini tetap berkembang dan benar-benar dapat membantu masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.(lin)
Editor : Redaksi