sumutpos.jawapos.com – Di tengah berlangsungnya aksi mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta, muncul pemandangan yang menarik perhatian publik. Sejumlah ibu-ibu secara sukarela membuka posko logistik untuk membantu kebutuhan para peserta aksi yang memadati kawasan pusat ibu kota tersebut.
Melansir Instagram @pandemictalks, Jumat (12/6/2026), keberadaan posko itu pertama kali ramai dibicarakan setelah diunggah oleh akun media sosial @nada_arini. Dalam unggahannya, ia mengabarkan bahwa posko mulai beroperasi sekitar pukul 13.00 WIB. Awalnya posko didirikan di depan Hotel Kempinski, namun kemudian berpindah ke depan Hotel Mandarin Oriental menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.
Beragam kebutuhan disediakan secara cuma-cuma untuk para peserta aksi. Mulai dari camilan ringan, air minum, hingga kebutuhan dasar lainnya dapat diakses tanpa dipungut biaya. Sebuah tulisan yang ditempel di lokasi posko bahkan menjadi perhatian banyak orang karena bernada jenaka namun tegas.
“Beneran gratis, ga pake uang pajakmu,” demikian bunyi pesan yang terpampang di area posko.
Tak hanya menyediakan logistik, para relawan juga aktif mengingatkan pentingnya keselamatan bagi peserta aksi. Melalui unggahan yang sama, akun @nada_arini membagikan sejumlah tips agar peserta tetap aman selama mengikuti demonstrasi.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak datang sendirian dan memastikan membawa perlengkapan penting seperti power bank, tas ransel, pakaian ganti, serta alas kaki yang nyaman untuk berjalan jauh.
Pesan solidaritas juga ditekankan kepada para peserta. Relawan mengingatkan agar setiap orang saling menjaga satu sama lain selama berada di lokasi aksi.
“Kalau datang berdua, pulang juga harus berdua. Jangan tinggalin temennya. Kawan jaga kawan, warga jaga warga,” tulisnya.
Baca Juga: Polres Labuhanbatu Turun Tangan Bersihkan Puing Kebakaran, Wujud Nyata Kepedulian kepada Korban
Sementara itu, akun @vitrisekarsari melaporkan perkembangan situasi di lapangan. Menurutnya, rombongan mahasiswa dari Universitas Indonesia yang melakukan long march sempat dihadang aparat keamanan di sekitar depan Gedung UOB sebelum mencapai Bundaran HI.
Meski demikian, kawasan aksi tetap dipadati berbagai elemen masyarakat. Selain mahasiswa, sejumlah simpatisan sipil dan wartawan terlihat telah berkumpul di titik demonstrasi untuk memantau jalannya kegiatan.
Dukungan terhadap peserta aksi juga tidak hanya datang dari posko ibu-ibu tersebut. Berdasarkan laporan yang beredar di media sosial, sejumlah relawan kemanusiaan turut mendirikan Posko Medis dan layanan logistik tambahan untuk membantu kebutuhan massa yang berada di lapangan.
Baca Juga: Dugaan Intimidasi Jelang Aksi, Koordinator Jukir Dilaporkan ke Polres Binjai
Respons positif pun bermunculan dari warganet yang mengapresiasi inisiatif tersebut. Banyak yang menilai kehadiran para ibu-ibu dan relawan menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Salut sama ibu-ibu yang turun tangan langsung. Bentuk kepedulian yang nyata di tengah situasi seperti ini," tulis netizen.
“Bukan soal setuju atau tidak dengan aksi, tapi kepedulian terhadap sesama memang patut diapresiasi," tambah netizen lain.
“Kawan jaga kawan, warga jaga warga. Kalimat sederhana yang sangat menyentuh," bilang netizen lagi.
Baca Juga: Raup Pendapatan Rp1,36 Triliun, PT Murni Sadar Tbk Perkuat AI, Stem Cell dan Robotic Surgery
Kehadiran berbagai posko itu menjadi simbol kuat solidaritas warga di tengah berlangsungnya aksi publik. Di saat ribuan orang menyuarakan aspirasi mereka, sebagian warga memilih berkontribusi melalui cara sederhana: memastikan para peserta tetap mendapatkan makanan, minuman, dan bantuan kesehatan yang diperlukan selama menjalani aksi.(lin)
Editor : Redaksi