sumutpos.jawapos.com - Berada di ketinggian sekitar 1.385 meter di atas permukaan laut (mdpl), Kopdes Merah Putih Desa Kediten, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mencuri perhatian publik. Berlokasi di lereng Gunung Prau, koperasi ini viral dengan julukan sebagai koperasi “di atas awan” karena pemandangan alam pegunungan yang mengelilinginya.
Melansir Instagram @cretivox, Selasa (7/7/2026), keunikan lokasi tersebut membuat Kopdes Merah Putih tidak hanya dipandang sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah bahkan mengusulkan agar keberadaan koperasi ini menjadi bagian dari pengembangan wisata berbasis desa.
Potensi alam di sekitar koperasi dinilai dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan sekaligus mengenal aktivitas ekonomi masyarakat lokal. Keterpencilan lokasi yang sebelumnya menjadi tantangan kini justru berpeluang menjadi keunggulan dengan menggabungkan konsep wisata dan pemberdayaan ekonomi.
Baca Juga: Kadisdagkop UKM Labura Apresiasi PRSU ke-50, Jadi Momentum Promosi UMKM dan Potensi Daerah
Selain sektor pariwisata, Kopdes Merah Putih Desa Kediten juga didorong menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui berbagai kemitraan dengan pihak swasta maupun BUMN. Penguatan koperasi dilakukan dengan membuka akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, serta mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai jual lebih tinggi.
Berbagai produk unggulan masyarakat desa diharapkan tidak berhenti pada penjualan bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kabar mengenai koperasi di lereng Gunung Prau ini pun mendapat beragam respons dari masyarakat di media sosial. Banyak netizen mengaku kagum dengan keberadaan koperasi yang berada di lokasi tidak biasa tersebut.
“Biasanya koperasi ada di pusat kota atau desa, ini malah di atas gunung. Kreatif sekali, bisa jadi tempat wisata juga,” tulis salah satu komentar warganet.
Komentar lain menyebut keberadaan Kopdes Merah Putih Kediten menjadi bukti bahwa desa memiliki potensi besar jika dikelola dengan konsep yang tepat.
“Jangan hanya lihat daerah terpencilnya, ternyata punya pemandangan luar biasa. Bisa jadi contoh desa lain untuk mengembangkan ekonomi lokal,” ujar netizen lainnya.
Sebagian warganet juga berharap pengembangan kawasan tersebut tetap memperhatikan kelestarian alam Gunung Prau.
Baca Juga: Nany Widjaja Alirkan Uang PT Java Fortis Rp 12 M ke PT Dharma Nyata Press
“Semoga tetap menjaga lingkungan. Jangan sampai wisata berkembang tapi alamnya rusak,” tulis pengguna media sosial.
Dengan menggabungkan koperasi, pariwisata, dan pengolahan produk lokal, Kopdes Merah Putih Desa Kediten menjadi contoh bagaimana potensi geografis dapat diubah menjadi peluang ekonomi baru. Koperasi yang berada “di atas awan” ini diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus destinasi wisata unik di Jawa Tengah.(lin)
Editor : Redaksi