Kontroversi Surat Ad-Duha dan Promosi Miras di Festival Ancol, Panitia Minta Maaf

Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:44 WIB
Viral aksi di festival musik kawasan Ancol, Jakarta. (Instagram @hypekabar)
Viral aksi di festival musik kawasan Ancol, Jakarta. (Instagram @hypekabar)

 

sumutpos.jawapos.com - Sebuah aksi di festival musik kawasan Ancol, Jakarta, menuai sorotan publik setelah video yang memperlihatkan lantunan Surat Ad-Duha dalam konteks pemberian hadiah minuman beralkohol viral di media sosial.

Melansir Instagram @hypekabar, Rabu (12/8/2026), dalam video tersebut, seorang pengunjung terlihat mengambil mikrofon dan melantunkan ayat dari surat dalam Al-Qur’an. Aksi itu kemudian dikaitkan dengan promosi minuman keras merek New Port yang disebut memberikan hadiah alkohol gratis, sehingga memicu reaksi keras dari masyarakat.

Kejadian tersebut langsung menjadi perbincangan luas karena dianggap membawa simbol keagamaan ke dalam aktivitas promosi minuman beralkohol. Banyak warganet menilai tindakan itu tidak pantas dan berpotensi melukai sensitivitas umat Islam.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Transfer Pricing PT TPL, 2 ASN Jadi Tersangka

Menanggapi kegaduhan tersebut, Ega yang mengaku sebagai MC dalam acara itu menyampaikan permintaan maaf melalui akun Threads miliknya. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan bagian dari konsep promosi maupun arahan dari pihak brand.

Menurut Ega, kejadian itu terjadi secara spontan ketika seorang pengunjung mengambil mikrofon tanpa koordinasi dengan pihak penyelenggara. Ia juga mengakui adanya kelalaian karena situasi tersebut tidak dapat diantisipasi dengan baik.

Meski klarifikasi telah disampaikan, reaksi publik tetap berlanjut. Sejumlah warganet mengecam keras penggunaan ayat suci Al-Qur’an dalam konteks yang berkaitan dengan minuman keras, yang dalam ajaran Islam dikategorikan sebagai sesuatu yang haram.

Kecaman juga datang dari sejumlah tokoh agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka menilai simbol keagamaan harus ditempatkan secara hormat dan tidak dijadikan bagian dari aktivitas yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Baca Juga: Dana Pelatnas Asian Games 2026 Jadi Rp222 Miiar, Target Emas 4

Di media sosial, sejumlah pengguna juga meminta agar pihak terkait memberikan penjelasan terbuka serta memastikan adanya pertanggungjawaban atas kejadian tersebut. Mereka berharap insiden serupa tidak kembali terjadi dalam kegiatan hiburan maupun promosi komersial.

Hingga kini, peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan publik. Permintaan maaf dari pihak MC menjadi langkah awal untuk meredakan polemik, namun masyarakat tetap menunggu kejelasan terkait tanggung jawab penyelenggara maupun pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian itu.(lin)

Editor : Redaksi
Festival Ancol New Port Promosi Miras Surat Ad Duha Kontroversi Viral