Lansia Tetap Bugar, Gerakan Olahraga Usai Subuh di Subang Viral

Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:07 WIB
Para lanjut usia (lansia) berolahraga bersama seusai salat Subuh viral di media sosial.(Instagram @pandemictalks)
Para lanjut usia (lansia) berolahraga bersama seusai salat Subuh viral di media sosial.(Instagram @pandemictalks)

 

sumutpos.jawapos.com - Sebuah kegiatan sederhana di halaman masjid menjadi perhatian publik setelah video para lanjut usia (lansia) berolahraga bersama seusai salat Subuh viral di media sosial. Aktivitas tersebut memperlihatkan semangat para lansia menjaga kebugaran tubuh agar tetap aktif menjalani kehidupan sehari-hari.

Melansir Instagram @pandemictalks, Jumat (14/8/2026), dalam video yang beredar, sejumlah jemaah lansia di Masjid Miftahul Fallah, Perumnas Karanganyar, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tampak mengikuti gerakan olahraga yang dipandu seorang pria. Kegiatan itu dilakukan setelah ibadah Subuh dengan latihan fisik sederhana yang dapat dilakukan oleh kelompok usia lanjut.

Gerakan yang diberikan di antaranya squat, calf raise, dan wall sit. Meski terlihat ringan, latihan tersebut dirancang untuk membantu menjaga kekuatan otot kaki, keseimbangan tubuh, serta mendukung aktivitas harian para lansia.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Ini Dia Sederet Kejutan BRI di Usia Ke-81 RI

Penggagas kegiatan tersebut adalah Hari, seorang praktisi kebugaran yang melihat banyak jemaah lansia mengalami penurunan kondisi fisik. Ia kemudian berinisiatif mengajak para jemaah berlatih agar tetap memiliki kemampuan bergerak dengan baik.

Hari mengungkapkan, ide tersebut muncul dari kegelisahannya melihat sejumlah jemaah mulai mengalami gangguan kesehatan, terutama pada bagian lutut dan kaki.

“Kegelisahan saya melihat jemaah sudah banyak yang jompo. Ada beberapa yang sakit lutut, sehingga salatnya banyak terganggu dan kalau sedang parah sakit kakinya, jemaah jadi jarang salat berjamaah di masjid,” ujar Hari.

Menurutnya, kebugaran fisik memiliki peran penting bagi lansia, termasuk dalam mendukung mereka menjalankan aktivitas ibadah. Latihan yang dilakukan tidak bertujuan membentuk tubuh seperti atlet, melainkan mempertahankan kemampuan gerak dan kemandirian.

Baca Juga: Polisi Tangkap Wanita Pengedar Pod Getar saat Transaksi di Hotel

Gerakan tersebut juga mendapat perhatian dari binaragawan legendaris Indonesia, Ade Rai. Ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang mengajak kelompok lanjut usia untuk tetap aktif berolahraga.

Bagi Hari, olahraga bersama seusai Subuh bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarjemaah. Suasana kebersamaan membuat para lansia lebih termotivasi untuk rutin bergerak.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa olahraga tidak mengenal batas usia. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin, dengan menyesuaikan kemampuan tubuh, dapat membantu lansia menjaga kualitas hidup dan tetap produktif di usia senja.

Gerakan sederhana dari halaman masjid di Subang tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, bahkan dengan langkah kecil setelah menjalankan ibadah.(lin)

Editor : Redaksi
lansia sehat Kebugaran Lansia Inspirasi Sehat olahraga lansia hidup sehat