Bayar Ganti Rugi Pakai Ribuan Koin, Aksi Protes Pria Tiongkok Ini Bikin Bank Kewalahan

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:06 WIB
Cara unik seseorang mengekspresikan kekecewaan terhadap sebuah keputusan. (Instagram @lambegosiip)
Cara unik seseorang mengekspresikan kekecewaan terhadap sebuah keputusan. (Instagram @lambegosiip)

sumutpos.jawapos.com - Sebuah kejadian unik di Kota Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok, pada 2013 sempat menjadi sorotan publik internasional. Seorang pria memilih membayar sebagian uang ganti rugi yang diperintahkan pengadilan dengan cara tidak biasa, yakni menggunakan ribuan koin pecahan kecil.

Melansir Instagram @lambegosiip, Selasa (18/8/2026), aksi tersebut diduga sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap putusan hukum yang diterimanya. Peristiwa itu bermula dari pertengkaran di sebuah kedai mi pada September 2012 yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.

Dalam proses hukum, pengadilan memutuskan pemilik kedai harus membayar kompensasi sebesar 68.000 yuan kepada korban. Sebagian pembayaran dilakukan melalui cara normal, namun sisa uang sebesar 10.000 yuan diberikan dalam bentuk koin pecahan 0,1 yuan.

Baca Juga: Api Asian Games 2026 Resmi Dinyalakan

Uang tersebut dibawa menggunakan delapan karung besar berisi koin. Ketika korban hendak menyetorkan uang itu ke bank, proses penghitungannya menjadi tantangan tersendiri.

Sebanyak 18 pegawai bank harus menghitung koin-koin tersebut secara manual. Proses penghitungan bahkan memakan hampir satu hari kerja penuh, dan pada hari pertama mereka baru mampu menyelesaikan sekitar setengah dari total jumlah koin.

Meski penggunaan koin sebagai alat pembayaran sebenarnya sah, cara tersebut membuat proses transaksi menjadi jauh lebih rumit. Peristiwa itu pun ramai diberitakan karena dianggap sebagai bentuk protes yang merepotkan banyak pihak.

Baca Juga: Melahirkan Saat Gempa, Agnes Sambut Bayi Ketiga di Lokasi Evakuasi Darurat

Kisah tersebut kemudian dikenang sebagai salah satu contoh unik bagaimana seseorang mengekspresikan kekecewaan terhadap sebuah keputusan. Namun, tindakan itu juga menunjukkan bahwa bentuk protes yang ditujukan kepada satu pihak dapat berdampak pada orang lain yang tidak memiliki kaitan langsung dengan persoalan tersebut.

Hingga kini, cerita pria asal Kunming itu masih sering muncul sebagai contoh aksi protes yang tidak biasa dan menjadi perbincangan karena caranya yang dianggap ekstrem.(lin)

Editor : Redaksi
Cerita Inspiratif Kisah Unik fakta unik Berita dunia tiongkok