Diduga Peluru Ditemukan dalam Menu MBG, SPPG Sindangsari Lampung Utara Dihentikan Sementara

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:36 WIB
Guru memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis (MBG).(Instagram @cretivox)
Guru memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis (MBG).(Instagram @cretivox)

sumutpos.jawapos.com – Video yang memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.

Melansir Instagram @cretivox, Jumat (28/8/2026), benda tersebut disebut ditemukan oleh seorang siswa kelas 5 SD Negeri 3 Sindangsari, Kabupaten Lampung Utara, saat menyantap makanan program MBG yang diterimanya di sekolah.

Kabar tersebut kemudian mendapat perhatian dari pengelola program MBG setempat. Kepala Bagian Tata Usaha KPPG Lampung, Fitra Alfarisi, membenarkan adanya laporan mengenai temuan benda yang diduga menyerupai peluru dalam makanan tersebut.

Menurut Fitra, pihaknya langsung melakukan langkah penanganan dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari. Penghentian dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap benda yang ditemukan.

Baca Juga: Album Mini Keempat Rilis, Do Kyung soo Bersiap Tur

"Operasional sementara dihentikan sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui jenis dan asal-usul benda tersebut," kata Fitra.

Pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan apakah benda tersebut benar merupakan peluru senapan angin atau benda lain yang memiliki bentuk serupa. Selain itu, pihak terkait juga akan mengevaluasi proses penyediaan makanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Peristiwa ini memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah warganet menilai keamanan dan kualitas makanan dalam program MBG harus menjadi perhatian utama karena menyangkut kesehatan serta keselamatan anak-anak sekolah.

Di media sosial, sebagian pengguna meminta pengawasan terhadap dapur penyedia makanan diperketat. Mereka berharap setiap tahapan mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga distribusi makanan dilakukan dengan standar keamanan yang lebih ketat.

Baca Juga: Danau Baru Terbentuk usai Banjir Bandang Nepal China

Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah. Dengan semakin luasnya pelaksanaan program, pengawasan terhadap kualitas makanan menjadi faktor penting agar tujuan peningkatan gizi tidak terganggu oleh persoalan keamanan pangan.

Hingga kini, pihak pengelola masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti benda yang ditemukan dalam potongan daging tersebut.(lin)

Editor : Redaksi
Keamanan Pangan Lampung Utara Berita Lampung Makan Bergizi Gratis Mbg