John Herdman Soroti Perundungan Pemain Timnas Indonesia di Media Sosial

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 13:00 WIB
John Herdman menyoroti perundungan pemain Timnas Indonesia di media sosial.(Instagram @lambegosiip)
John Herdman menyoroti perundungan pemain Timnas Indonesia di media sosial.(Instagram @lambegosiip)

 

sumutpos.jawapos.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti maraknya hujatan dan perundungan terhadap pemain sepak bola di media sosial. Menurutnya, perilaku tersebut cukup mengejutkan, terutama setelah dirinya melihat langsung keramahan masyarakat Indonesia selama melakukan kunjungan ke berbagai daerah.

Melansir Instagram @lambegosiip, Minggu (11/19/2026), Herdman mengaku menemukan perbedaan yang kontras antara interaksi masyarakat di dunia nyata dan perilaku sebagian pengguna media sosial. Saat berkunjung ke sejumlah wilayah, termasuk desa-desa di Lombok, ia justru merasakan sambutan hangat dan keramahan warga.

Pengalaman tersebut membuat fenomena hujatan di media sosial menjadi perhatian tersendiri bagi pelatih asal Inggris itu. Sikap ramah yang ditemuinya secara langsung terasa berbeda dengan komentar negatif yang kerap diarahkan kepada pemain sepak bola di ruang digital.

Baca Juga: Buang Kebiasaan Makan Larut Malam, Ini Risikonya

Dalam sepak bola, kritik memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang pemain maupun pelatih. Penampilan di lapangan terbuka untuk dinilai, mulai dari keputusan taktik, kualitas permainan, hingga hasil pertandingan.

Namun, kritik dan perundungan merupakan dua hal yang berbeda. Kritik yang sehat berfokus pada performa dan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan. Sebaliknya, perundungan cenderung menyerang identitas, kondisi pribadi, atau harga diri seseorang.

Kebebasan berpendapat di media sosial seharusnya tidak menjadi alasan untuk melontarkan komentar yang merendahkan. Terlebih, pemain sepak bola juga manusia yang memiliki perasaan dan kehidupan pribadi di luar lapangan.

Baca Juga: Tabrak Lari di Jalinsum Medan–Tebing Tinggi, Pengendara Motor 79 Tahun Tewas di TKP

Tekanan akibat hujatan berulang berpotensi memengaruhi kepercayaan diri dan kondisi psikologis pemain. Karena itu, dukungan suporter tidak hanya dibutuhkan ketika tim meraih kemenangan, tetapi juga saat pemain menghadapi masa sulit.

Perbedaan pendapat mengenai strategi, pemilihan pemain, maupun hasil pertandingan tetap dapat disampaikan secara terbuka. Akan tetapi, menyampaikan ketidakpuasan tidak harus dilakukan dengan penghinaan atau serangan personal.

Sorotan Herdman menjadi pengingat bahwa budaya sepak bola yang sehat tidak hanya dibangun melalui prestasi di lapangan, tetapi juga melalui sikap para pendukung dalam menyikapi kemenangan dan kekalahan.

Pada akhirnya, kritik boleh keras, tetapi tetap perlu beretika. Sebab, di balik seragam tim nasional yang dikenakan, ada manusia yang sedang berjuang membawa nama Indonesia.(lin)

Editor : Redaksi
Sepak Bola Indonesia Pemain Timnas pssi timnas indonesia John Herdman