Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Makanan yang Harus Dihindari Penderita GERD selama Puasa

J
Penulis: Juli Rambe❯
Ilustrasi Penyakit GERD.
Ilustrasi Penyakit GERD.

 


Advertisement

SUMUTPOS.CO- Beberapa waktu yang lalu, komedian Wendy Cagur harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Hal ini menjadi peringatan bagi penderita GERD, terutama jika tidak memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Salah memilih makanan bisa memicu naiknya asam lambung, menyebabkan rasa tidak nyaman seperti heartburn, mual, dan perut kembung.

Selain itu, yang harus diperhatikan adalah istirahat yang cukup.

Advertisement

Dilansir dari Hermina Hospitals, berikut beberapa makanan yang harus dihindari saat berbuka atau sahur bagi penderi GERD:

1. Makanan Berlemak

Makanan tinggi lemak seperti daging berlemak, gorengan, makanan bersantan, dan cokelat dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat proses pencernaan.

Advertisement

2. Makanan Asam

Buah-buahan dengan tingkat keasaman tinggi seperti jeruk, anggur, lemon, dan kiwi, serta makanan berbasis cuka, dapat memicu sensasi perih di dada akibat naiknya asam lambung, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong.

3. Makanan Sulit Dicerna

Cokelat, keju, kacang-kacangan, dan kue tart termasuk makanan yang memperlambat pengosongan lambung, sehingga berisiko meningkatkan refluks asam.

4. Makanan Pedas

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung berlebih dan menyebabkan ketidaknyamanan pada lambung.

5. Minuman Berkarbonasi

Minuman bersoda dan berkarbonasi mengandung gas yang dapat memperburuk gejala asam lambung.

Selain jenis makanan yang telah disebutkan di atas, beberapa obat-obatan dan suplemen juga dapat melemahkan fungsi lower esophageal sphincter (LES) yang berperan dalam mencegah naiknya asam lambung. Akibatnya, gejala GERD bisa semakin parah dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya. (bbs/ram)

Advertisement
Editor : Juli Rambe

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer