alexametrics
25 C
Medan
Sunday, August 14, 2022
spot_img

Pj Wali Kota Tebingtinggi Hadiri Wisuda di Pondok Hafizhul Ihsan & Fadhlul Huffazh

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi bersama Ir Abdul Hafiz Hasibuan Wali Kota Tebingtinggi masa jabatan 2000-2005 dan 2005-2010 sekaligus Pendiri dan Pembina Yayasan Hafizhul Ihsan dan Fadhlul Huffazh menghadiri wisuda santri Hafizhul Ihsan dan Fadhlul Huffazh dari pondok Tahfiz Hafizhul Ihsan dan Fadhlul Huffazh Kota Tebing Tinggi di Gedung Balai Pertemuan Kartini Baru Jalan Gunung Leuser Kota Tebingtinggi.

Pj Wali Kota Muhammad Dimiyathi bahwa anak santri yang diwisuda ini merupakan anak yang luar biasa, mempunyai kelebihan untuk menghafal Alquran. “Kalian adalah anak-anak luar biasa betul, anda punya kelebihan yang diberikan Allah SWT untuk menghafal Alquran, tapi dibalik semua itu, kalianlah yang menjaga Alquran itu nanti kedepannya,” ujar Dimiyathi, Kamis (4/8).

Baca Juga :  Kemenag Madina Kembali Terima Penghargaan Terbaik I Penyusun Laporan Keuangan TA 2018

Kepada orangtua santri, Dimiyathi meminta agar anak santri dibimbing diarahkan apalagi memasuki masa transisi pancaroba, dimana godaan sering menjadi tantangan bagi anak santri. “Saya berpesan kepada anak santri, agar tetap menjaga akhlak dan moral agar menjadi panutan, minimal di lingkungan tempat tinggal,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Wali Kota Tebingtinggi sekaligus Pendiri dan Pembina Yayasan Abdul Hafiz mengungkapkan, bahwa anak santri yang diwisuda mempunyai modal yang luar biasa diberikan Allah SWT, hanya pesannya agar tetap menjaga akhlak dan moral.

“Tidak semua orang bisa seperti kalian. Saya mintakan jaga akhlak dan moral. Orang bisa pintar tapi tidak berakhlak, banyak akhlak dan moral itu paling penting. Ini baru langkah awal, untuk melangkah ke depan. Pelihara modal yang cukup besar diberikan Tuhan dan tidak semua orang punya modal, ilmu agama ini mengarahkan kita untuk lebih baik kedepannya,” tutupnya.

Baca Juga :  Tidak dalam Agenda Kampanye, Jokowi dan Prabowo ke Sumut Lagi

Sebelumnya, Ketua Panitia Iptu Enand Hatorangan Daulay mengatakan bahwasanya kegiatan wisuda ini termasuk jadwal kalender akademik dari Pondok Afi jeritan dan pada lufas sebagai bentuk penghargaan, apresiasi kepada anak santrinya.

“Inilah sebagai penghargaan dan apresiasi kita kepada anak-anak ini, wisuda yang telah berhasil menghafal 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi yang telah meminjamkan Gedung Balai Kartini baru ini untuk dapat dipergunakan melaksanakan wisuda,” bilangnya. (ian/han)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi bersama Ir Abdul Hafiz Hasibuan Wali Kota Tebingtinggi masa jabatan 2000-2005 dan 2005-2010 sekaligus Pendiri dan Pembina Yayasan Hafizhul Ihsan dan Fadhlul Huffazh menghadiri wisuda santri Hafizhul Ihsan dan Fadhlul Huffazh dari pondok Tahfiz Hafizhul Ihsan dan Fadhlul Huffazh Kota Tebing Tinggi di Gedung Balai Pertemuan Kartini Baru Jalan Gunung Leuser Kota Tebingtinggi.

Pj Wali Kota Muhammad Dimiyathi bahwa anak santri yang diwisuda ini merupakan anak yang luar biasa, mempunyai kelebihan untuk menghafal Alquran. “Kalian adalah anak-anak luar biasa betul, anda punya kelebihan yang diberikan Allah SWT untuk menghafal Alquran, tapi dibalik semua itu, kalianlah yang menjaga Alquran itu nanti kedepannya,” ujar Dimiyathi, Kamis (4/8).

Baca Juga :  Pj Wali Kota Tebingtinggi: Utamakan Belanja Pengadaan Produk Dalam Negeri

Kepada orangtua santri, Dimiyathi meminta agar anak santri dibimbing diarahkan apalagi memasuki masa transisi pancaroba, dimana godaan sering menjadi tantangan bagi anak santri. “Saya berpesan kepada anak santri, agar tetap menjaga akhlak dan moral agar menjadi panutan, minimal di lingkungan tempat tinggal,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Wali Kota Tebingtinggi sekaligus Pendiri dan Pembina Yayasan Abdul Hafiz mengungkapkan, bahwa anak santri yang diwisuda mempunyai modal yang luar biasa diberikan Allah SWT, hanya pesannya agar tetap menjaga akhlak dan moral.

“Tidak semua orang bisa seperti kalian. Saya mintakan jaga akhlak dan moral. Orang bisa pintar tapi tidak berakhlak, banyak akhlak dan moral itu paling penting. Ini baru langkah awal, untuk melangkah ke depan. Pelihara modal yang cukup besar diberikan Tuhan dan tidak semua orang punya modal, ilmu agama ini mengarahkan kita untuk lebih baik kedepannya,” tutupnya.

Baca Juga :  Silaturahim Tokoh Agama dan Masyarakat, Pj Wali Kota Tebingtinggi Minta Jaga Kondusivitas

Sebelumnya, Ketua Panitia Iptu Enand Hatorangan Daulay mengatakan bahwasanya kegiatan wisuda ini termasuk jadwal kalender akademik dari Pondok Afi jeritan dan pada lufas sebagai bentuk penghargaan, apresiasi kepada anak santrinya.

“Inilah sebagai penghargaan dan apresiasi kita kepada anak-anak ini, wisuda yang telah berhasil menghafal 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi yang telah meminjamkan Gedung Balai Kartini baru ini untuk dapat dipergunakan melaksanakan wisuda,” bilangnya. (ian/han)

spot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/