27.6 C
Medan
Wednesday, February 21, 2024
spot_img
spot_img

Pelaksana Proyek Preservasi Jalan Hilimbawadesolo Idanoi Tepis Berita Miring

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – PT Karunia Sejahtera Sejati menegaskan pelaksanaan proyek preservasi jalan di Desa Hilimbawadesolo menuju Ombolota Idanoi, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara, menegaskan pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai prosedur.

Pelaksana Proyek, Mahmud mewakili Direktur PT Karunia Sejahtera menegaskan hal tersebut untuk menepis pemberitaan dari beberapa media online yang menuding pengerjaan proyek preservasi jalan tersebut sebagai sarat korupsi dan indikasi praktek mark up.

Mahmud yang mengaku sudah melalang buana di-dunia konstruksi itu menguraikan bahwa progres preservasi jalan itu baru memasuki angka 80 persen alias masih dalam tahap pengerjaan.

Dikatakan Mahmud, pemberitaan yang terus menerus di-update belakangan ini oleh sejumlah pengelola media online di Gunungsitoli adalah keliru bahkan berujung menyesatkan.

“Proyek ini sedang dalam tahap pengerjaan. Lalu buru-buru disimpulkan sebagai sarat korupsi dan indikasi mark up. Kami selaku pelaksana terganggu,” katanya.

Dirinya menjelaskan beberapa keretakan pengaspalan itu diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dan kelabilan tanah yang mudah tergerus oleh air.

“Kendala-kendala tersebut terus diperbaiki dan dibongkar ulang sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan hingga memasuki masa pemeliharaan mendatang,” jelasnya.

Diakhir penuturannya, Mahmud yang melaksanakan proyek preservasi jalan yang anggarannya bersumber dari APBN Kementerian PUPR tahun anggaran 2023 sebesar Rp16.611.511.614, berpesan tidak menutup diri terhadap hal-hal yang harus diperbaiki.

Namun ia sangat menyayangkan tindakan asumsi berlebihan yang terkesan mengada-ngada.

“Oleh karenanya bersama tim divisi hukum PT. Karunia Sejahtera Sejati akan mempelajari lebih jauh terhadap sejumlah pemberitaan belakangan ini dan bilamana memenuhi unsur akan dimintai pertanggungjawabannya,” tutupnya.

Ditempat terpisah, salah seorang warga Ama Stevan Gea yang dimintai pendapatnya terkait preservasi jalan tersebut menyampaikan support dan terimakasih atas perhatian Pemerintah Provinsi maupun Pusat yang telah mengalokasikan anggaran pada pembangunan jalan tersebut.

Ia mengatakan dengan terbangunnya jalan dimaksud memudahkan akses transportasi bagi masyarakat banyak. Ia pun mengimbau semua pihak untuk menjaga dan menyukseskan pekerjaan proyek tersebut. (adl/ram)

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – PT Karunia Sejahtera Sejati menegaskan pelaksanaan proyek preservasi jalan di Desa Hilimbawadesolo menuju Ombolota Idanoi, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara, menegaskan pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai prosedur.

Pelaksana Proyek, Mahmud mewakili Direktur PT Karunia Sejahtera menegaskan hal tersebut untuk menepis pemberitaan dari beberapa media online yang menuding pengerjaan proyek preservasi jalan tersebut sebagai sarat korupsi dan indikasi praktek mark up.

Mahmud yang mengaku sudah melalang buana di-dunia konstruksi itu menguraikan bahwa progres preservasi jalan itu baru memasuki angka 80 persen alias masih dalam tahap pengerjaan.

Dikatakan Mahmud, pemberitaan yang terus menerus di-update belakangan ini oleh sejumlah pengelola media online di Gunungsitoli adalah keliru bahkan berujung menyesatkan.

“Proyek ini sedang dalam tahap pengerjaan. Lalu buru-buru disimpulkan sebagai sarat korupsi dan indikasi mark up. Kami selaku pelaksana terganggu,” katanya.

Dirinya menjelaskan beberapa keretakan pengaspalan itu diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi dan kelabilan tanah yang mudah tergerus oleh air.

“Kendala-kendala tersebut terus diperbaiki dan dibongkar ulang sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan hingga memasuki masa pemeliharaan mendatang,” jelasnya.

Diakhir penuturannya, Mahmud yang melaksanakan proyek preservasi jalan yang anggarannya bersumber dari APBN Kementerian PUPR tahun anggaran 2023 sebesar Rp16.611.511.614, berpesan tidak menutup diri terhadap hal-hal yang harus diperbaiki.

Namun ia sangat menyayangkan tindakan asumsi berlebihan yang terkesan mengada-ngada.

“Oleh karenanya bersama tim divisi hukum PT. Karunia Sejahtera Sejati akan mempelajari lebih jauh terhadap sejumlah pemberitaan belakangan ini dan bilamana memenuhi unsur akan dimintai pertanggungjawabannya,” tutupnya.

Ditempat terpisah, salah seorang warga Ama Stevan Gea yang dimintai pendapatnya terkait preservasi jalan tersebut menyampaikan support dan terimakasih atas perhatian Pemerintah Provinsi maupun Pusat yang telah mengalokasikan anggaran pada pembangunan jalan tersebut.

Ia mengatakan dengan terbangunnya jalan dimaksud memudahkan akses transportasi bagi masyarakat banyak. Ia pun mengimbau semua pihak untuk menjaga dan menyukseskan pekerjaan proyek tersebut. (adl/ram)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/