30.6 C
Medan
Wednesday, February 28, 2024
spot_img
spot_img

Pemko Tebingtinggi Lakukan Pengendalian Inflasi di Bulan Ramadan, Jamin Stok Bahan Pangan 3 Bulan ke Depan

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menggelar talkshow terkait pengendalian inflasi di bulan suci Ramadan 1442 hijriah di Radio DIS FM, Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Rabu (14/4). Hadir sebagai narasumber, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Marimbun Marpaung, Kadis Perdagangan Gul Bahri dan Kaban Perekonomian dan SDA Kota Tebingtinggi Zahidin.

TALKSHOW: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi beberapa OPD melakukan talkshow di radio terkait pengendalian inflasi.

Kebijakan yang dilakukan Pemko Tebingtinggi dalam mengontrol inflasi di bulan suci Ramadan adalah dengan melakukan pengendalian harga, pengawasan, dan operasi pasar.

“Pemko Tebingtinggi menjamin ketersedian bahan pangan akan tetap selalu terjaga. Untuk ketersediaan bahan pangan pokok masih dapat bertahan untuk tiga bulan ke depan,” bilang Wali Kota Umar Zunuadi Hasibuan.

Menurut Umar, ketersediaan bahan pangan seperti beras, cabai, bawang, gula, daging, minyak goreng dan kebutuhan lainnya akan terus dipantau oleh Pemko Tebingtinggi. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, ketersediaan beras saat ini sekitar 2399,16 ton, cukup untuk 62 hari ke depan.

“Prediksi kondisi pasar, ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan harga seperti bawang, cabe dan daging namun kenaikan tersebut tidak signifikan dan tidak akan membuat kondisi pasar menjadi bergejolak. Namun keadaan tersebut akan kembali normal di tengah bulan Ramadan,” paparnya.

Untuk menjaga ketersedian bahan pangan dan pengendalian harga di pasar, Pemko Tebingtinggi bekerjasama dengan Satgas Pangan Kota Tebingtinggi yang dikoordinir oleh Polres Tebingtinggi dan Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi. “Pemko Tebingtinggi juga menyampaikan akan melakukan tindakan bagi pedagang atau pelaku usaha yang melakukan penimbunan bahan pangan dan melakukan kenaikan harga yang berlebihan,” jelas Umar.

Menurut Umat, atas dasar pengendalian harga juga akan dilakukan kembali menjelang hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada tanggal 10 sampai dengan 11 Mei 2021 bertempat di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

“Pesan saya agar masyarakat Kota Tebingtinggi jangan resah dan khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan selama bulan suci Ramadan dan kita dapat menjadikan bulan Ramadan menjadi bulan bijak berbelanja, belanja seperlunya tanpa perlu menimbun atau berlebihan,” tegas Umar. (ian)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menggelar talkshow terkait pengendalian inflasi di bulan suci Ramadan 1442 hijriah di Radio DIS FM, Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Rabu (14/4). Hadir sebagai narasumber, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Marimbun Marpaung, Kadis Perdagangan Gul Bahri dan Kaban Perekonomian dan SDA Kota Tebingtinggi Zahidin.

TALKSHOW: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi beberapa OPD melakukan talkshow di radio terkait pengendalian inflasi.

Kebijakan yang dilakukan Pemko Tebingtinggi dalam mengontrol inflasi di bulan suci Ramadan adalah dengan melakukan pengendalian harga, pengawasan, dan operasi pasar.

“Pemko Tebingtinggi menjamin ketersedian bahan pangan akan tetap selalu terjaga. Untuk ketersediaan bahan pangan pokok masih dapat bertahan untuk tiga bulan ke depan,” bilang Wali Kota Umar Zunuadi Hasibuan.

Menurut Umar, ketersediaan bahan pangan seperti beras, cabai, bawang, gula, daging, minyak goreng dan kebutuhan lainnya akan terus dipantau oleh Pemko Tebingtinggi. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, ketersediaan beras saat ini sekitar 2399,16 ton, cukup untuk 62 hari ke depan.

“Prediksi kondisi pasar, ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan harga seperti bawang, cabe dan daging namun kenaikan tersebut tidak signifikan dan tidak akan membuat kondisi pasar menjadi bergejolak. Namun keadaan tersebut akan kembali normal di tengah bulan Ramadan,” paparnya.

Untuk menjaga ketersedian bahan pangan dan pengendalian harga di pasar, Pemko Tebingtinggi bekerjasama dengan Satgas Pangan Kota Tebingtinggi yang dikoordinir oleh Polres Tebingtinggi dan Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi. “Pemko Tebingtinggi juga menyampaikan akan melakukan tindakan bagi pedagang atau pelaku usaha yang melakukan penimbunan bahan pangan dan melakukan kenaikan harga yang berlebihan,” jelas Umar.

Menurut Umat, atas dasar pengendalian harga juga akan dilakukan kembali menjelang hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada tanggal 10 sampai dengan 11 Mei 2021 bertempat di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

“Pesan saya agar masyarakat Kota Tebingtinggi jangan resah dan khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan selama bulan suci Ramadan dan kita dapat menjadikan bulan Ramadan menjadi bulan bijak berbelanja, belanja seperlunya tanpa perlu menimbun atau berlebihan,” tegas Umar. (ian)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/