30 C
Medan
Wednesday, February 28, 2024
spot_img
spot_img

Pemkab Sergai Raih WTP 5 Kali Berturut-turut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dibawah Kepemimpinan H. Darma Wijaya dan H. Adlin Tambunan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sebanyak 5 kali berturut-turut.

Berkat capaian itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberikan penghargaan kepada Pemkab Sergai yang diterima langsung oleh Bupati H. Darma Wijaya pada acara Kick Off Meeting Opini WTP Laporan Keuangan Pemprov Sumut dan Pemkab/Pemko Tahun Anggaran 2023, di Hotel Adimulia, Kota Medan, Senin (14/8/2023).

Ditemui pasca menerima penghargaan tersebut, Darma Wijaya mengaku merasa bangga atas pencapaian gemilang yang telah diraih oleh Kabupaten Sergai dalam bidang pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi Pemkab Sergai dalam menjalankan tugas bidang pengelolaan keuangan dengan baik, transparan, dan akuntabel. Pencapaian ini tidaklah diraih dengan mudah, melainkan hasil dari kerja keras, kerjasama, dan tekad yang luar biasa dari seluruh elemen yang terlibat dalam pemerintahan,” ucap Darma Wijaya.

Ia kemudian menyampaikan, dalam dunia pemerintahan, predikat WTP merupakan suatu kewajiban yang menggambarkan komitmen dalam mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dengan penuh tanggung jawab.

Namun menurut Bupati, prestasi ini hendaknya tidak membuat seluruh pihak cepat berpuas diri melainkan berupaya agar menjaga kerja yang sudah baik dan bahkan meningkatkan capaian kedepannya.

“Mari kita terus bersama-sama mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Mari kita tingkatkan lagi transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap langkah kita menuju pembangunan yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan jika pihaknya mendorong semua pemkab dan pemko di Sumut agar bekerja keras mencapai opini WTP dalam laporan keuangannya.

“Memang kita harus akui, meraihnya bukanlah hal yang gampang. Tetapi tentu ini kewajiban kita mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

Gubenur Edy bahkan menginstruksikan kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut Ismail Sinaga, untuk memberikan apresiasi berupa bonus kepada pemkab/pemko yang meraih WTP berturut-turut tersebut.

 

“Saya ingin agar ada apresiasi lebih terhadap pemerintah kabupaten/kota yang mampu meraih prestasi ini,” kata Gubernur.

Seperti disampaikan sebelumnya, selain Sergai ada 13 pemda lainnya yang meraih predikat WTP dari BPK RI sebanyak 5 kali berturut-turut atau lebih, yaitu Pemkab Labuhanbatu Selatan 10 kali, Pemkab Tapanuli Selatan, Pemkab Tapanuli Utara, dan Pemkab Dairi 9 kali, Pemkab Humbang Hasundutan dan Pemkab Toba 7 kali, Pemkab Samosir dan Pemkab Asahan 6 kali, Pemko Tebing Tinggi, Pemkab Batubara, Pemko Gunungsitoli, Pemko Sibolga, dan Pemkab Deli Serdang sebanyak 5 kali. ( fad/han)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dibawah Kepemimpinan H. Darma Wijaya dan H. Adlin Tambunan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sebanyak 5 kali berturut-turut.

Berkat capaian itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberikan penghargaan kepada Pemkab Sergai yang diterima langsung oleh Bupati H. Darma Wijaya pada acara Kick Off Meeting Opini WTP Laporan Keuangan Pemprov Sumut dan Pemkab/Pemko Tahun Anggaran 2023, di Hotel Adimulia, Kota Medan, Senin (14/8/2023).

Ditemui pasca menerima penghargaan tersebut, Darma Wijaya mengaku merasa bangga atas pencapaian gemilang yang telah diraih oleh Kabupaten Sergai dalam bidang pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi Pemkab Sergai dalam menjalankan tugas bidang pengelolaan keuangan dengan baik, transparan, dan akuntabel. Pencapaian ini tidaklah diraih dengan mudah, melainkan hasil dari kerja keras, kerjasama, dan tekad yang luar biasa dari seluruh elemen yang terlibat dalam pemerintahan,” ucap Darma Wijaya.

Ia kemudian menyampaikan, dalam dunia pemerintahan, predikat WTP merupakan suatu kewajiban yang menggambarkan komitmen dalam mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dengan penuh tanggung jawab.

Namun menurut Bupati, prestasi ini hendaknya tidak membuat seluruh pihak cepat berpuas diri melainkan berupaya agar menjaga kerja yang sudah baik dan bahkan meningkatkan capaian kedepannya.

“Mari kita terus bersama-sama mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Mari kita tingkatkan lagi transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap langkah kita menuju pembangunan yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan jika pihaknya mendorong semua pemkab dan pemko di Sumut agar bekerja keras mencapai opini WTP dalam laporan keuangannya.

“Memang kita harus akui, meraihnya bukanlah hal yang gampang. Tetapi tentu ini kewajiban kita mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

Gubenur Edy bahkan menginstruksikan kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut Ismail Sinaga, untuk memberikan apresiasi berupa bonus kepada pemkab/pemko yang meraih WTP berturut-turut tersebut.

 

“Saya ingin agar ada apresiasi lebih terhadap pemerintah kabupaten/kota yang mampu meraih prestasi ini,” kata Gubernur.

Seperti disampaikan sebelumnya, selain Sergai ada 13 pemda lainnya yang meraih predikat WTP dari BPK RI sebanyak 5 kali berturut-turut atau lebih, yaitu Pemkab Labuhanbatu Selatan 10 kali, Pemkab Tapanuli Selatan, Pemkab Tapanuli Utara, dan Pemkab Dairi 9 kali, Pemkab Humbang Hasundutan dan Pemkab Toba 7 kali, Pemkab Samosir dan Pemkab Asahan 6 kali, Pemko Tebing Tinggi, Pemkab Batubara, Pemko Gunungsitoli, Pemko Sibolga, dan Pemkab Deli Serdang sebanyak 5 kali. ( fad/han)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/