27.6 C
Medan
Wednesday, February 21, 2024
spot_img
spot_img

Operasi Antik Toba 2021, Polres Labuhanbatu Ungkap 126 Kasus

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Selama 21 hari pelaksanaan Operasi Antik Toba 2021, Satuan Reserse Narkotika Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap sebanyak 126 kasus.

TUNJUKKAN: Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan menunjukkan barang bukti yang disita dari hasil Ops Antik 2021. fajar/sumut pos.

“Diamankan sebanyak 148 tersangka dan barang bukti berupa sabu dengan berat 389,22 gram, ekstasi 22 butir dan ganja 98,02 ditambah 4 batang pohon ganja,” ujar Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, Rabu (17/2) pada konferensi pers Operasi Antik Toba 2021, di lobi Polres Labuhanbatu.

“Selama 21 hari pelaksanaan terhitung sejak 27 Januari hingga 16 Februari 2021, Sat Narkoba mengungkap 59 Kasus, Polsek Kualuh Hulu 10 Kasus, Polsek Panai Tengah 8 Kasus, Polsek Kota Pinang dan Torgamba masing masing 7 kasus,” ungkapnya.

Sedangkan Polsek Kampung Rakyat 6 kasus, Polsek Bilah Hilir 5 kasus, Panai Hilir, Bilah Hulu dan NA IX X masing masing 4 Kasus. Kualuh Hilir, Merbau, Aek Natas 3 kasus, Sei Kanan 2 Kasus dan Polsek Silangkitang 1 Kasus.

Dari 148 tersangka terdiri dari 144 pria dan 4 orang perempuan dan terhadap 2 orang tersangka berinisial MZ warga Lingkungan Taslim Kelurahan Sirandurung dan H warga Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara diberikan tindakan tegas dan terukur.

“Karena membahayakan jiwa petugas saat pengembangan kasus di lapangan yang merupakan kaki tangan dari bandar narkoba bernama Man Batak yang ditangkap Ditres Narkoba Polda Sumut,” bebernya.

Dalam operasi antik toba 2021 jajaran Polda Sumut, Polres Labuhanbatu berada di urutan ke 2 pengungkapan kasus terbanyak setelah Polrestabes Medan.

“Pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen kami dalam menekan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika (P4GN) di wilayah Labuhanbatu Raya,” urainya.

Bahkan, lanjutnya, beberapa pengungkapan adalah berkat informasi dari masyarakat lamgsung ke Kapolres Labuhanbatu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kami. Harapannya ke depan semakin tinggi kepedulian masyarakat akan bahaya narkoba semakin sedikit orang yang menjadi pecandu narkoba,” jelasnya. (fdh/han)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Selama 21 hari pelaksanaan Operasi Antik Toba 2021, Satuan Reserse Narkotika Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap sebanyak 126 kasus.

TUNJUKKAN: Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan menunjukkan barang bukti yang disita dari hasil Ops Antik 2021. fajar/sumut pos.

“Diamankan sebanyak 148 tersangka dan barang bukti berupa sabu dengan berat 389,22 gram, ekstasi 22 butir dan ganja 98,02 ditambah 4 batang pohon ganja,” ujar Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, Rabu (17/2) pada konferensi pers Operasi Antik Toba 2021, di lobi Polres Labuhanbatu.

“Selama 21 hari pelaksanaan terhitung sejak 27 Januari hingga 16 Februari 2021, Sat Narkoba mengungkap 59 Kasus, Polsek Kualuh Hulu 10 Kasus, Polsek Panai Tengah 8 Kasus, Polsek Kota Pinang dan Torgamba masing masing 7 kasus,” ungkapnya.

Sedangkan Polsek Kampung Rakyat 6 kasus, Polsek Bilah Hilir 5 kasus, Panai Hilir, Bilah Hulu dan NA IX X masing masing 4 Kasus. Kualuh Hilir, Merbau, Aek Natas 3 kasus, Sei Kanan 2 Kasus dan Polsek Silangkitang 1 Kasus.

Dari 148 tersangka terdiri dari 144 pria dan 4 orang perempuan dan terhadap 2 orang tersangka berinisial MZ warga Lingkungan Taslim Kelurahan Sirandurung dan H warga Kelurahan Pulo Padang Kecamatan Rantau Utara diberikan tindakan tegas dan terukur.

“Karena membahayakan jiwa petugas saat pengembangan kasus di lapangan yang merupakan kaki tangan dari bandar narkoba bernama Man Batak yang ditangkap Ditres Narkoba Polda Sumut,” bebernya.

Dalam operasi antik toba 2021 jajaran Polda Sumut, Polres Labuhanbatu berada di urutan ke 2 pengungkapan kasus terbanyak setelah Polrestabes Medan.

“Pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen kami dalam menekan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika (P4GN) di wilayah Labuhanbatu Raya,” urainya.

Bahkan, lanjutnya, beberapa pengungkapan adalah berkat informasi dari masyarakat lamgsung ke Kapolres Labuhanbatu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kami. Harapannya ke depan semakin tinggi kepedulian masyarakat akan bahaya narkoba semakin sedikit orang yang menjadi pecandu narkoba,” jelasnya. (fdh/han)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/