alexametrics
23.9 C
Medan
Wednesday, October 5, 2022

Camat Sitinjo Dairi Sosialisasikan Program KUR Klaster Kopi

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Camat Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Simon Tony Malau didampingi Kepala Desa Sitinjo 1, Parulian Kudadiri, melakukan sosialisasi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terkait kredit usaha rakyat klaster (KUR-Klaster) kopi kepada masyarakat petani.

Sosialisasi dimaksud kepada petani di Kantor Kepala Desa Sitinjo 1, Kamis (22/9/2022). Selain sosialisasi KUR Klaster kopi, Camat Sitinjo, Simon Tony Malau, memantau pembagian bantuan langsung tunai (BLT) untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 bersumber dari dana desa (DD).

Simon Tony menerangkan, tahun 2022 ini, Pemkab Dairi bekerjasama PT Bank Sumut, meluncurkan program KUR Klaster kopi dan jagung kepada petani. Program itu, digulirkan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu untuk peningkatan ekonomi masyarakat dalam mewujudkan Dairi Unggul Dalam Harmoni Keberagaman.

Menurut Simon, begitu disosialisasikan kepada masyarakat petani, program KUR Klaster sangat diminati petani. Kita sudah sosialisasikan kemaren di Kantor Camat dan hari ini di Kantor Kepala Desa Sitinjo 1.

Baca Juga :  Potong Rambut Jelang Imlek Dipercaya Tambah Hoki

Diterangkan, KUR Klaster merupakan pinjaman dari PT Bank Sumut dengan maksimal pinjaman sebesar Rp28 juta dengan bunga hanya 3 persen satu tahun.

Syarat petani yang bisa mengajukan/ikut program, memiliki lahan sendiri. Boleh juga yang menyewa, dengan syarat memiliki surat keterangan resmi dengan luas lahan maksimal 1 hektare. Dalam program itu, peserta/petani yang ikut program baru mulai mencicil angsuran pada bulan ke-29 dengan asumsi, kopi sudah berbuah atau berproduksi, kata Simon.

Program ini sangat membantu petani. Kita harapkan para petani kita mau ikut prpgram dimaksud. Ditanya pasca sosialisasi, sudah berapa petani mau ikut program?, Simon menyebut, sudah ada 7 orang petani bersedia ikut program mudah-mudahan terus bertambah, ungkapnya.

Baca Juga :  Dari Sibisa ke Parapat Naik Motor, Jokowi: 20% Jalan Bergelombang

Sementara itu, Kepala Desa Sitinjo 1, Parulian Kudadiri kepada wartawan mengatakan, menyambut baik program digulirkan Pemkab Dairi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui KUR Klaster.

BLT DD dibagikan kepada masyarakat adalah BLT DD tahap 3 periode bulan Juli-September 2022 sebesar Rp 300ribu/bulan dengan total sebesar Rp900ribu.

Parulian menambahkan, jumlah penerima BLT DD sebanyak 110 penerima. Camat maupun Kades menegaskan, pembagian BLT DD tidak ada dipungut biaya.

Hanya saja kita menghimbau masyarakat, agar melakukan pembayaran pajak bumi bangunan (PBB). Menurut Simon, realisasi capaian pembayaran PBB di Kecamatan itu masih rendah.

Pembayaran PBB bisa dilakukan di Kantor Camat Sitinjo. Kita sudah melakukan layanan pembayaran PBB sejak 8 agustus 2022 lalu, ujar Simon Tony Malau.(rud)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Camat Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Simon Tony Malau didampingi Kepala Desa Sitinjo 1, Parulian Kudadiri, melakukan sosialisasi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terkait kredit usaha rakyat klaster (KUR-Klaster) kopi kepada masyarakat petani.

Sosialisasi dimaksud kepada petani di Kantor Kepala Desa Sitinjo 1, Kamis (22/9/2022). Selain sosialisasi KUR Klaster kopi, Camat Sitinjo, Simon Tony Malau, memantau pembagian bantuan langsung tunai (BLT) untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 bersumber dari dana desa (DD).

Simon Tony menerangkan, tahun 2022 ini, Pemkab Dairi bekerjasama PT Bank Sumut, meluncurkan program KUR Klaster kopi dan jagung kepada petani. Program itu, digulirkan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu untuk peningkatan ekonomi masyarakat dalam mewujudkan Dairi Unggul Dalam Harmoni Keberagaman.

Menurut Simon, begitu disosialisasikan kepada masyarakat petani, program KUR Klaster sangat diminati petani. Kita sudah sosialisasikan kemaren di Kantor Camat dan hari ini di Kantor Kepala Desa Sitinjo 1.

Baca Juga :  Petani Minta Jembatan Rambingen Direnovasi

Diterangkan, KUR Klaster merupakan pinjaman dari PT Bank Sumut dengan maksimal pinjaman sebesar Rp28 juta dengan bunga hanya 3 persen satu tahun.

Syarat petani yang bisa mengajukan/ikut program, memiliki lahan sendiri. Boleh juga yang menyewa, dengan syarat memiliki surat keterangan resmi dengan luas lahan maksimal 1 hektare. Dalam program itu, peserta/petani yang ikut program baru mulai mencicil angsuran pada bulan ke-29 dengan asumsi, kopi sudah berbuah atau berproduksi, kata Simon.

Program ini sangat membantu petani. Kita harapkan para petani kita mau ikut prpgram dimaksud. Ditanya pasca sosialisasi, sudah berapa petani mau ikut program?, Simon menyebut, sudah ada 7 orang petani bersedia ikut program mudah-mudahan terus bertambah, ungkapnya.

Baca Juga :  Pria Ini Mengamuk di Kapal Sibolga-Nias, 10 Luka

Sementara itu, Kepala Desa Sitinjo 1, Parulian Kudadiri kepada wartawan mengatakan, menyambut baik program digulirkan Pemkab Dairi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui KUR Klaster.

BLT DD dibagikan kepada masyarakat adalah BLT DD tahap 3 periode bulan Juli-September 2022 sebesar Rp 300ribu/bulan dengan total sebesar Rp900ribu.

Parulian menambahkan, jumlah penerima BLT DD sebanyak 110 penerima. Camat maupun Kades menegaskan, pembagian BLT DD tidak ada dipungut biaya.

Hanya saja kita menghimbau masyarakat, agar melakukan pembayaran pajak bumi bangunan (PBB). Menurut Simon, realisasi capaian pembayaran PBB di Kecamatan itu masih rendah.

Pembayaran PBB bisa dilakukan di Kantor Camat Sitinjo. Kita sudah melakukan layanan pembayaran PBB sejak 8 agustus 2022 lalu, ujar Simon Tony Malau.(rud)

Most Read

Artikel Terbaru

/