23.9 C
Medan
Thursday, February 22, 2024
spot_img
spot_img

Pedangang Barang Kelontong Keliling Meninggal setelah Mobil Dikemudikan Terjun ke Sungai

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pedagang kelontong keliling, Dedi Simamora warga Desa Lumban Sihite, Kecamatan Lae Parira, ditemukan meninggal setelah mobil pick-up yang dikemudikanya terjun bebas ke sungai Lae Simbelin, Desa Pangaroan, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kamis (23/11/2023) malam.

Kapolsek Parongil, AKP Hotman Purba membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan korban sudah ditemukan.

Ia menerangkan kronologis kejadian, sebelum terjun ke sungai, mobil pick-up jenis L300 dengan nomor polisi BK9744DM yang dikemudikan Dedi, melaju dari arah Desa Lumban Sihite dengan tujuan Desa Lae Lambat.

“Sesampainya di lokasi kejadian, di jalan tanjakan dan kondisi badan jalan berlumpur karena baru saja tertutup tanah longsor, mobil diduga meleset tidak bisa naik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/11/2023).

Sementara, di sisi badan jalan jurang yang dibawahnya sungai Lae Simbelin. Mobil tidak bisa menanjak karena kondisi jalan licin. Joyo Sinaga (19) kernet korban, berusaha mendorong dari belakang tetapi tidak berhasil.

Dan seketika mobil naas itu terjun ke sungai bersama korban. Jarak dasar sungai ke badan jalan sektar 50 meter.

AKP Hotman Purba menambahkan, sehari-hari korban berjualan atau mengiri barang bahan kelontong ke kios-kios pengecer di daerah itu.

Korban sudah berhasil dievakuasi, dan sudah dibawa ke Puskesmas Bakal Gajah. Setelah selesai divisum, korban akan diserahkan ke pihak keluarga, ungkap AKP Hotman. (rud/ram)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pedagang kelontong keliling, Dedi Simamora warga Desa Lumban Sihite, Kecamatan Lae Parira, ditemukan meninggal setelah mobil pick-up yang dikemudikanya terjun bebas ke sungai Lae Simbelin, Desa Pangaroan, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kamis (23/11/2023) malam.

Kapolsek Parongil, AKP Hotman Purba membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan korban sudah ditemukan.

Ia menerangkan kronologis kejadian, sebelum terjun ke sungai, mobil pick-up jenis L300 dengan nomor polisi BK9744DM yang dikemudikan Dedi, melaju dari arah Desa Lumban Sihite dengan tujuan Desa Lae Lambat.

“Sesampainya di lokasi kejadian, di jalan tanjakan dan kondisi badan jalan berlumpur karena baru saja tertutup tanah longsor, mobil diduga meleset tidak bisa naik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/11/2023).

Sementara, di sisi badan jalan jurang yang dibawahnya sungai Lae Simbelin. Mobil tidak bisa menanjak karena kondisi jalan licin. Joyo Sinaga (19) kernet korban, berusaha mendorong dari belakang tetapi tidak berhasil.

Dan seketika mobil naas itu terjun ke sungai bersama korban. Jarak dasar sungai ke badan jalan sektar 50 meter.

AKP Hotman Purba menambahkan, sehari-hari korban berjualan atau mengiri barang bahan kelontong ke kios-kios pengecer di daerah itu.

Korban sudah berhasil dievakuasi, dan sudah dibawa ke Puskesmas Bakal Gajah. Setelah selesai divisum, korban akan diserahkan ke pihak keluarga, ungkap AKP Hotman. (rud/ram)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/