31.7 C
Medan
Tuesday, February 27, 2024
spot_img
spot_img

Bocah 5 Tahun Hanyut Terseret Sungai Titi Payung

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Seorang bocah Uwais Al Qorni (5) Warga Dusun 3, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, hanyut terseret Sungai Titi Payung, Minggu (26/11), sekitar pukul 13.00 WIB.

Anak dari pasangan Ibnu Ruhyan, dan Majiah itu hilang diseret aliran sungai Titi Payung yang saat itu sedang banjir, seketika warga setempat berusaha mencari keberadaan Uwais dengan alat seadanya.

Menurut Sunarni, warga setempat di lokasi hanyutnya bocah tersebut mengatakan, saat itu korban sedang bermain di bantaran sungai, lantaran ibunya sedang ada aktifitas masak-memasak dirumah tetangganya yang tak jauh dari lokasi kejadian, namun karena kurangnya pengawasan orang tua, ia tercebur kedalam sungai, karena korban sempat bermain hingga sampai ke permukaan sungai.

“Warga sempat ada yang melihat korban terbawa arus, dan sempat berteriak kepada warga.”ujarnya.

Majijah Ibu Korban, ketika ditemui mengatakan, ia berharap anaknya cepat ditemukan, ucapnya sambil menahan Isak tangis.

“Sementara itu, pantauan Sumut Pos di lokasi kejadian BPBD Kota Medan telah berada di lokasi bersama personel Polsek Hamparan Perak, dan lokasinya hanyutnya korban tersebut, juga sudah terpasang polis line, guna mengamankan lokasi dari kerumunan warga.

Kepala Desa Klambir, Ibrahim ketika ditemui mengatakan, saat itu memang ada acara dirumah keluarganya, kebetulan rumah saudaranya ada disamping rumah saya, dan dekat dengan lokasi kejadian, dan juga korban mengalami keterbelakangan mental, ucapnya.

Ibrahim menambahkan, rumah korban berada di Komplek Perumahan yang berada diseberang sungai dari lokasi kejadian, mendengar teriakan warga saya langsung keluar, setelah itu kita langsung hubungi pihak Polsek, dan BPBD, ucapnya.

Hingga berita ini di muat, korban hanyut belum ditemukan dan petugas masih berjaga-jaga di lokasi tersebut.(mag-1/azw)

Teks Foto : Seorang bocah Uwais Al Qorni (5) Warga Dusun 3, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, hanyut terseret Sungai Titi Payung, Minggu (26/11), sekitar pukul 13.00 WIB.

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Seorang bocah Uwais Al Qorni (5) Warga Dusun 3, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, hanyut terseret Sungai Titi Payung, Minggu (26/11), sekitar pukul 13.00 WIB.

Anak dari pasangan Ibnu Ruhyan, dan Majiah itu hilang diseret aliran sungai Titi Payung yang saat itu sedang banjir, seketika warga setempat berusaha mencari keberadaan Uwais dengan alat seadanya.

Menurut Sunarni, warga setempat di lokasi hanyutnya bocah tersebut mengatakan, saat itu korban sedang bermain di bantaran sungai, lantaran ibunya sedang ada aktifitas masak-memasak dirumah tetangganya yang tak jauh dari lokasi kejadian, namun karena kurangnya pengawasan orang tua, ia tercebur kedalam sungai, karena korban sempat bermain hingga sampai ke permukaan sungai.

“Warga sempat ada yang melihat korban terbawa arus, dan sempat berteriak kepada warga.”ujarnya.

Majijah Ibu Korban, ketika ditemui mengatakan, ia berharap anaknya cepat ditemukan, ucapnya sambil menahan Isak tangis.

“Sementara itu, pantauan Sumut Pos di lokasi kejadian BPBD Kota Medan telah berada di lokasi bersama personel Polsek Hamparan Perak, dan lokasinya hanyutnya korban tersebut, juga sudah terpasang polis line, guna mengamankan lokasi dari kerumunan warga.

Kepala Desa Klambir, Ibrahim ketika ditemui mengatakan, saat itu memang ada acara dirumah keluarganya, kebetulan rumah saudaranya ada disamping rumah saya, dan dekat dengan lokasi kejadian, dan juga korban mengalami keterbelakangan mental, ucapnya.

Ibrahim menambahkan, rumah korban berada di Komplek Perumahan yang berada diseberang sungai dari lokasi kejadian, mendengar teriakan warga saya langsung keluar, setelah itu kita langsung hubungi pihak Polsek, dan BPBD, ucapnya.

Hingga berita ini di muat, korban hanyut belum ditemukan dan petugas masih berjaga-jaga di lokasi tersebut.(mag-1/azw)

Teks Foto : Seorang bocah Uwais Al Qorni (5) Warga Dusun 3, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, hanyut terseret Sungai Titi Payung, Minggu (26/11), sekitar pukul 13.00 WIB.

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/