alexametrics
27 C
Medan
Monday, June 27, 2022

PGN Rehab Meteran dan Pipa Gas

MEDAN- Untuk meningkatkan pelayanan, PT Perusahaan Gas Negara merehabilitasi pipa dan meteran  gas milik 53 industri di Sumatera Utara. Walaupun pasokan gas untuk 2013 belum diketahui nantinya.

Saat ini, PGN Sumut sudah merehabilitasi meteran industri hampir 50 persen, “Rehabilitasi pipa sepanjang 33 km dan meteran milik 53 industri itu sudah mulai dilakukan tahun ini dengan rencana selesai tahun 2013,” ujar General Manager PGN SBU Wilayah III, Mugiono.

Hingga dewasa ini yang selesai direhabilitasi sudah 2O persen dan ditargetkan bisa mencapai 50 persen tahun ini untuk dilanjutkan 50 persen lagi pada tahun  depan. Rehabilitasi pipa dan meteran gas itu sejalan dengan upaya PGN untuk menambah pasokan gas ke pelanggan khususnya industri yang semakin membutuhkan.

Baca Juga :  5 Handphone dengan Baterai Paling Tahan Lama

Kebutuhan gas di wilayah III yang meliputi Sumut, Riau dan Batam terus meningkat setiap tahun. Kebutuhan gas di Sumut dewasa ini sekitar 17 MMSCFD (Million Metric Standart Cubic Feet Perday), sementara. PGN masih hanya mampu memasok  11-12 MMSCFD. Meningkatnya kebutuhan gas karena konsumen mengakui bahwa gas adalah energi yang ekonomis dibandingkan jenis lain.

Saat ini, harga gas di Indonesia sebesar 8,45 dolar AS per MMBTU (Million Metrics British Thermal Unit). Harga tersebut masuk dalam skala 10 besar termurah di seluruh dunia.Dalam upaya menambah pasokan gas,  PGN bukan hanya  berupaya mendapatkan pasokan gas dari Arun, Aceh setelah batal mendapat dari gas apung di Belawan, tetapi juga ikut dalam tender dan investasi di sektor hulu.

Baca Juga :  Berbahaya, RI Cekal Apel Amerika

Head of Corporate Communication Vice President PGN, Ridha Ababil di Batam, Selasa lalu  menyebutkan PGN akan mengikuti sejumlah tender dan menyertakan modal di sektor hulu.” Ada sekitar 10 proyek tender dan penyertaan modal yang sedang dan akan dilkukan manajemen,” katanya tanpa bersedia menyebut total investasi. (ram)

MEDAN- Untuk meningkatkan pelayanan, PT Perusahaan Gas Negara merehabilitasi pipa dan meteran  gas milik 53 industri di Sumatera Utara. Walaupun pasokan gas untuk 2013 belum diketahui nantinya.

Saat ini, PGN Sumut sudah merehabilitasi meteran industri hampir 50 persen, “Rehabilitasi pipa sepanjang 33 km dan meteran milik 53 industri itu sudah mulai dilakukan tahun ini dengan rencana selesai tahun 2013,” ujar General Manager PGN SBU Wilayah III, Mugiono.

Hingga dewasa ini yang selesai direhabilitasi sudah 2O persen dan ditargetkan bisa mencapai 50 persen tahun ini untuk dilanjutkan 50 persen lagi pada tahun  depan. Rehabilitasi pipa dan meteran gas itu sejalan dengan upaya PGN untuk menambah pasokan gas ke pelanggan khususnya industri yang semakin membutuhkan.

Baca Juga :  Gara-gara Covid-19, Defisit APBN Tembus Rp1.028,5 T

Kebutuhan gas di wilayah III yang meliputi Sumut, Riau dan Batam terus meningkat setiap tahun. Kebutuhan gas di Sumut dewasa ini sekitar 17 MMSCFD (Million Metric Standart Cubic Feet Perday), sementara. PGN masih hanya mampu memasok  11-12 MMSCFD. Meningkatnya kebutuhan gas karena konsumen mengakui bahwa gas adalah energi yang ekonomis dibandingkan jenis lain.

Saat ini, harga gas di Indonesia sebesar 8,45 dolar AS per MMBTU (Million Metrics British Thermal Unit). Harga tersebut masuk dalam skala 10 besar termurah di seluruh dunia.Dalam upaya menambah pasokan gas,  PGN bukan hanya  berupaya mendapatkan pasokan gas dari Arun, Aceh setelah batal mendapat dari gas apung di Belawan, tetapi juga ikut dalam tender dan investasi di sektor hulu.

Baca Juga :  Berbahaya, RI Cekal Apel Amerika

Head of Corporate Communication Vice President PGN, Ridha Ababil di Batam, Selasa lalu  menyebutkan PGN akan mengikuti sejumlah tender dan menyertakan modal di sektor hulu.” Ada sekitar 10 proyek tender dan penyertaan modal yang sedang dan akan dilkukan manajemen,” katanya tanpa bersedia menyebut total investasi. (ram)

Most Read

Main Layangan di Pantai

Sumut Siaga Satu

Pertahankan Gelar Juara

Artikel Terbaru

/