Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Tepis Kekhawatiran Trauma 1998, Tegaskan Ekonomi Kuat

J
Penulis: Juli Rambe❯
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram @pandemictalks)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Instagram @pandemictalks)

Advertisement

 

SUMUT POS- Di tengah melonjaknya kurs dolar AS yang sempat menembus angka Rp17.700, muncul kepanikan psikologis di sebagian lapisan masyarakat yang mengaitkan situasi ini dengan memori kelam Krisis Moneter 1998.

Menanggapi riak tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional saat ini berada pada posisi yang sangat berbeda dan jauh lebih kuat.

Advertisement

Menkeu Purbaya menjelaskan, pada tahun 1998, kejatuhan rupiah diikuti oleh keruntuhan sistemik akibat salah arah kebijakan dan tingginya instabilitas sosial-politik setelah setahun penuh mengalami resesi.

Sebaliknya, pada tahun 2026, pelemahan nilai tukar justru terjadi di saat indikator makroekonomi Indonesia menunjukkan performa yang sangat sehat.

Advertisement

Perbedaan paling mendasar terletak pada laju inflasi. Jika pada puncak krisis 1998 Indonesia dihantam hiperinflasi yang melebihi 77 persen, per April 2026 tingkat inflasi domestik tercatat sangat rendah dan terkendali di angka 2,41 persen, masih berada dalam target sasaran pemerintah.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Indonesia juga mencatatkan hasil positif sebesar 5,61 persen pada kuartal I-2026, berbanding terbalik dengan kondisi tahun 1998 yang terkontraksi hingga minus 13 persen.

Selain itu, ketahanan sektor perbankan saat ini dinilai memiliki bantalan modal yang tebal. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan nasional per Februari 2026 berada di level kokoh sebesar 25,83 persen dengan rasio kredit bermasalah (NPL) bruto yang terjaga rendah di angka 2,17 persen.

Kondisi ini sangat kontras dengan era 1998 di mana banyak bank kolaps akibat CAR negatif dan NPL yang membubung hingga 30 persen.

Sebagai benteng pertahanan terakhir di pasar valuta asing, posisi cadangan devisa Indonesia per April 2026 juga tercatat sangat melimpah, yakni mencapai US17,4 miliar.

Advertisement

Artikel Terkait

Menkeu Purbaya Kejar Investasi Tertahan USD 30 Miliar

Menkeu Purbaya Kejar Investasi Tertahan USD 30 Miliar

Purbaya Yudhi Sadewa membidik percepatan investasi lebih dari USD30 miliar lewat penyelesaian hambatan perizinan dan regulasi usaha.

Lipstick Effect Kembali Muncul, Di mana Orang Mencari 'Pelarian' di Tengah Himpitan Ekonomi

Lipstick Effect Kembali Muncul, Di mana Orang Mencari 'Pelarian' di Tengah Himpitan Ekonomi

Nongkrong di kafe masih menjadi pilihan disaat kondisi ekonomi. Hal ini karena masyarakat mencari pelarian dari tekanan ekonomi

Dolar Tembus Rp 18.134, Rupiah Kian Tertekan di Awal Pekan

Dolar Tembus Rp 18.134, Rupiah Kian Tertekan di Awal Pekan

Rupiah melemah tembus Rp18.134 per dolar AS, BI-Kemenkeu perkuat sinergi untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan ekonomi nasional nasional

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer