Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sharp Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

J
SIMBOLIS: Manajemen PT Sharp saat menyerahkan bantuan secara simbolis untuk gempa NTT. (Dok: Sharp)
SIMBOLIS: Manajemen PT Sharp saat menyerahkan bantuan secara simbolis untuk gempa NTT. (Dok: Sharp)

Advertisement

 

SUMUT POS- PT Sharp Electronics Indonesia (Sharp) memberikan dukungan kemanusiaan bagi 600 warga terdampak gempa NTT, di tiga kecamatan, yakni Reok, Manggarai, dan Aesase, Kabupaten Nagekeo.

Menggandeng Human Initiative, Sharp Indonesia menyalurkan bantuan seperti makanan siap santap, bedding kits, paket sembako, serta personal hygiene kits.

Advertisement

Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih menghadapi berbagai keterbatasan dan menjalani proses pemulihan pascabencana.

Bagi Sharp, kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya tentang hadir ketika bantuan dibutuhkan, tetapi juga tentang memahami kondisi dan memberikan dukungan yang relevan bagi mereka yang sedang melalui masa sulit.

Advertisement

President Director, PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk kepedulian Sharp terhadap masyarakat yang terdampak sekaligus bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.

"Kami sangat prihatin melihat dampak yang ditimbulkan oleh gempa di Nagekeo dan wilayah sekitarnya. Dalam situasi seperti ini, masyarakat tidak hanya menghadapi kehilangan tempat tinggal dan harta benda, tetapi juga harus menjalani hari-hari dengan berbagai keterbatasan dan tantangan. Karena itu, kami ingin hadir memberikan dukungan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Menurut Teraoka, kondisi pasca bencana membutuhkan perhatian yang berkelanjutan. Setelah situasi darurat berlalu, masyarakat masih harus menghadapi proses pemulihan dan kembali membangun kehidupan mereka.

"Kami percaya bahwa sekecil apa pun dukungan yang diberikan, ketika dilakukan bersama, dapat menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk membantu proses pemulihan.

Dalam situasi pasca bencana, kebutuhan masyarakat berkembang seiring dengan kondisi yang mereka hadapi. Tidak hanya makanan, tetapi juga kebutuhan untuk beristirahat, menjaga kebersihan diri, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari," tambahnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Per Selasa, Korban Gempa NTT Menjadi 103 Meninggal Dunia, 1.666 Luka- luka

Per Selasa, Korban Gempa NTT Menjadi 103 Meninggal Dunia, 1.666 Luka- luka

Data terbaru korban gempa NTT, 103 meninggal dunia dan 1.666 orang yang mengalami luka berat dan ringan.

Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT

Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT

Polda Sumut memberangkatkan 25 ton bantuan untuk korban gempa NTT. Ini merupakan tahap pertama.

Sharp Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui AksiNyata di Hari Bumi 2026

Sharp Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui AksiNyata di Hari Bumi 2026

Memperingati Hari Bumi 2026, PT Sharp Electronics Indonesia kembali menegaskankomitmennya terhadap keberlanjutan melalui aksi nyata yang ber

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer