27.6 C
Medan
Wednesday, February 21, 2024
spot_img
spot_img

Maret, Railink Beri Diskon 50 Persen ke Kualanamu

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Calon penumpang usai membeli tiket di loket pembelian tiket kereta api railink di bandara Kualanamu, Minggu (17/11).
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Calon penumpang usai membeli tiket di loket pembelian tiket kereta api railink di bandara Kualanamu, Minggu (17/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin ke Bandara Kualanamu menggunakan jasa kereta api. Pasalnya, pada Maret mendatang, PT Railink memberikan diskon 50 persen bagi penumpang Airport Railink Service (ARS) yang akan melakukan perjalan Medan-Kualanamu maupun sebaliknya.

Menurut General Manajer PT Railink Agus Setia, diskon tersebut tak diberikan full waktu. Artinya, ada waktu tertentu untuk menikmati diskon ini. Seperti pada waktu keberangkatan malam dari Medan ke Kualanamu ataupun pada waktu pagi dari Kualanamu ke Medan.

“Karena ada beberapa jam keberangkatan yang memang sepi penumpang pada waktu keberangkatan malam dari Medan ke Kualanamu ataupun pada waktu pagi dari Kualanamu ke Medan. Jadi jam-jam seperti inilah yang bakalan diberikan Diskon 50 persen,” jelasnya kepada wartawan di Medan, Rabu (26/2).

Selain memberikan diskon, anak perusahaan PT KAI itu juga memberikan special price bagi penumpang yang menikmati layanan maskapai dan hotel yang bekerjasama dengan PT Railink.

Dijelaskan Agus, bagi penumpang maskapai yang menggunakan penerbangan Malaysia Air, Silk Air , dan Sriwijaya Air diberikan harga spesial menaiki kereta api bandara yakni sebesar Rp65ribu per orang. Sedangkan bagi yang menginap di Hotel Garuda Plaza Hotel, Grand Aston, Asean, dan Aryadutha diberikan harga spesial seharga Rp68 ribu per orang.

Promo-promo seperti diskon dan harga spesial yang diberikan diharapkan dapat memberikan kesempatan setiap orang atau sesiapa saja untuk menikmati perjalanan dengan menggunakan kereta api ke Kualanamu International Airport. Karena untuk sesuatu yang baru memang harus gencar diperkenalkan ke masyarakat.

Sementara, untuk kenyamanan para penumpang, juga akan dilaunching area komersil di CRS (City Raillink Station) Selatan. Bodhaswara S Jusri VP Hospitality & Business Development mengatakan, ada sekitar 18 gerai berukuran 5×5 yang akan dibuka sesegera mungkin.

“Sudah ada tujuh gerai yang sudah deal dan sudah ditandatangani kedua belah pihak. Sisanya yang 11 lagi sudah tahap negosiasi dan tinggal tanda tangan,” ujarnya.

Dari ketujuh gerai yang sudah deal diantaranya Chad time, I Phort (gadget), Killiney Kopi Tiam, Books and Beyond, Starbucks, dan New Zealand. Untuk biaya operasional per tahun, kata Bodhas, sama sepert sewai di tempat-tempat umum lainnya seperti di Mall dan Plaza.

“Untuk jenis usaha dan produk tidak kita batasi karena masyarakat berhak untuk memilih,”jelasnya pada kesempatan yang sama. Meskipun begitu, katanya, pihaknya juga harus selektif untuk memilih jenis produk dan usaha yang dibuka di gerai tersebut. Hal ini disebabkan banyaknya peminat yang ingin membuka usaha di sana.

“Artinya, harus sesuai antara apa yang dibutuhkan dengan apa yang dijual. Harus berimbang antara makanan dan kebutuhan lainnya seperti sparepart handphone, gadget dan lainnya,” jelasnya.(tri/adz)

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Calon penumpang usai membeli tiket di loket pembelian tiket kereta api railink di bandara Kualanamu, Minggu (17/11).
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Calon penumpang usai membeli tiket di loket pembelian tiket kereta api railink di bandara Kualanamu, Minggu (17/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin ke Bandara Kualanamu menggunakan jasa kereta api. Pasalnya, pada Maret mendatang, PT Railink memberikan diskon 50 persen bagi penumpang Airport Railink Service (ARS) yang akan melakukan perjalan Medan-Kualanamu maupun sebaliknya.

Menurut General Manajer PT Railink Agus Setia, diskon tersebut tak diberikan full waktu. Artinya, ada waktu tertentu untuk menikmati diskon ini. Seperti pada waktu keberangkatan malam dari Medan ke Kualanamu ataupun pada waktu pagi dari Kualanamu ke Medan.

“Karena ada beberapa jam keberangkatan yang memang sepi penumpang pada waktu keberangkatan malam dari Medan ke Kualanamu ataupun pada waktu pagi dari Kualanamu ke Medan. Jadi jam-jam seperti inilah yang bakalan diberikan Diskon 50 persen,” jelasnya kepada wartawan di Medan, Rabu (26/2).

Selain memberikan diskon, anak perusahaan PT KAI itu juga memberikan special price bagi penumpang yang menikmati layanan maskapai dan hotel yang bekerjasama dengan PT Railink.

Dijelaskan Agus, bagi penumpang maskapai yang menggunakan penerbangan Malaysia Air, Silk Air , dan Sriwijaya Air diberikan harga spesial menaiki kereta api bandara yakni sebesar Rp65ribu per orang. Sedangkan bagi yang menginap di Hotel Garuda Plaza Hotel, Grand Aston, Asean, dan Aryadutha diberikan harga spesial seharga Rp68 ribu per orang.

Promo-promo seperti diskon dan harga spesial yang diberikan diharapkan dapat memberikan kesempatan setiap orang atau sesiapa saja untuk menikmati perjalanan dengan menggunakan kereta api ke Kualanamu International Airport. Karena untuk sesuatu yang baru memang harus gencar diperkenalkan ke masyarakat.

Sementara, untuk kenyamanan para penumpang, juga akan dilaunching area komersil di CRS (City Raillink Station) Selatan. Bodhaswara S Jusri VP Hospitality & Business Development mengatakan, ada sekitar 18 gerai berukuran 5×5 yang akan dibuka sesegera mungkin.

“Sudah ada tujuh gerai yang sudah deal dan sudah ditandatangani kedua belah pihak. Sisanya yang 11 lagi sudah tahap negosiasi dan tinggal tanda tangan,” ujarnya.

Dari ketujuh gerai yang sudah deal diantaranya Chad time, I Phort (gadget), Killiney Kopi Tiam, Books and Beyond, Starbucks, dan New Zealand. Untuk biaya operasional per tahun, kata Bodhas, sama sepert sewai di tempat-tempat umum lainnya seperti di Mall dan Plaza.

“Untuk jenis usaha dan produk tidak kita batasi karena masyarakat berhak untuk memilih,”jelasnya pada kesempatan yang sama. Meskipun begitu, katanya, pihaknya juga harus selektif untuk memilih jenis produk dan usaha yang dibuka di gerai tersebut. Hal ini disebabkan banyaknya peminat yang ingin membuka usaha di sana.

“Artinya, harus sesuai antara apa yang dibutuhkan dengan apa yang dijual. Harus berimbang antara makanan dan kebutuhan lainnya seperti sparepart handphone, gadget dan lainnya,” jelasnya.(tri/adz)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/