
DAIRI, SUMUT POS- Masyarakat yang mengaku sebagai pemilik dan pengelola lahan dan tergabung dalam Kelompok Tani Ganda Jaya bentrok dengan Kubu Kajiman Sihotang di Dusun 3 Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Sabtu (29/8/2026).
Bentrok ini diduga karena sengketa lahan di desa tersebut.
Mantan Kepala Desa Pangguruan, Hotman Sihotang mengatakan bentrok tersebut masih satu keluarga, atau tepatnya satu nenek.
Dijelaskannya, pada tahun 1998, muncul surat penyerahan lahan seluas 300 hektar kepada Kajiman dari level orang tua mereka kepada Kajiman.
“Kami menduga, itu surat palsu. Tak seorangpun level anak membubuhkan tanda tangan sebagai saksi,” ungkap Hotman.
Kemudian, pada tahun 2006, luas lahan berubah menjadi 1.200 hektar sesuai surat Pengadilan Negeri Sidikalang. Itu meliputi Desa Pangguruan, Pegagan Julu 5 dan Sileuleu. Namun, putusan itu belum dieksekusi.
“Belum inkrach. Belum diesekusi,” kata Hotman.
Akibat bentrokan tersebut, satu orang terluka, yaitu Robert Edward Sihotang yang kini menjalani perawatan di RSUD Sidikalang.
“Robert Sihotang mengalami luka di bagian kepala,” kata Hotman.



