Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pepeng "Jari-jari" Tewas Terserang Penyakit Langka

Admin-1 Sumut Pos • Kamis, 7 Mei 2015 | 12:34 WIB
Photo
Photo
Pepeng

SUMUTPOS.CO - Kabar duka kembali datang dari panggung hiburan Tanah Air. Seniman yang dikenal kocak dalam membawakan acara kuis Jari-jari di layar kaca, Ferrasta Soebardi alias Pepeng, meninggal dunia di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Rabu (6/5)

Salah seorang pentolan grup lawak Sersan Prambors ini mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 10.02 WIB. Pepeng dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (6/5) sekira pukul 01.00 WIB.


Dana, sepupu Pepeng, mengatakan Pepeng mengalami sesak napas dan kondisinya kritis sekira pukul 01.00. Saat itu Pepeng langsung dibawa ke rumah sakit.


Sebelum meninggal dunia, komedian Ferrasta "Pepeng" Soebardi sempat berpamitan dan mengucapkan kalimat terakhir kepada sang istri, Utami Maryam Siti Aisyah (Mbak Tami). Saat itu, Mbak Tami berada di samping sang suami.


"Sejak berangkat dari rumah menuju RS Puri Cinere, Mbak Tami terus mendampingi Mas Pepeng. Mbak Tami juga membacakan ayat suci Alquran di saat-saat kritis. Saat itu Mas Pepeng sempat bilang 'I love you' meski terbata-bata," kata Bens Leo.


Pengamat musik itu bahkan mengungkapkan komedian yang juga seniman tersebut meninggal dalam situasi yang tenang dan romantis meski sempat sesak napas.


"Saya memerhatikan sendiri detik-detik meninggalnya Mas Pepeng. Suasananya indah banget. Dia enggak ngorok atau kejang-kejang. Dia menghembuskan napas terakhir saat istrinya berada di sampingnya. Kayaknya dia memang ingin berada dekat sang istri saat menghadap sang Ilahi," ungkapnya.


Pepeng lahir di Sumenep, Madura, 23 September 1954. Dia menjadi entertainer berkat bantuan artis senior Sys NS. Saat itu, Pepeng mulai menuai sukses lewat program Sersan Prambors di radio Prambors. Pepeng juga sempat bekerja sebagai pegawai bank sebelum akhirnya kembali menjadi artis.


Pepeng disemayamkan di rumah duka di Perumahan Bumi Pusaka Cinere, Jalan Bumi IX Blok C95, Cinere, Depok. Rencananya Pepeng dimakamkan tak jauh dari rumah duka.

Penyakit Langka

Kenapa Pepeng meninggal dunia? Penyakit apa yang menyerangnya? Meski terbilang langka, Multiple Sclerosis atau peradangan otak dan sumsum tulang belakang banyak menjadi perhatian. Karena hingga saat ini belum bisa disembuhkan.


Penyakit inilah yang menggerogoti Pepeng selama ini. Sejak beberapa tahun lalu ia diketahui mengidap Multiple Sclerosis, penyakit langka yang menyerang sistem saraf. Beberapa kali pula dia menjalani perawatan intensif.


Dikutip dari Mayoclinic, Multiple Sclerosis (MS) merupakan penyakit yang membuat sistem imun menyerang selubung saraf yang disebut myelin. Kerusakan ini mengganggu komunikasi antara otak dengan seluruh tubuh. Kondisi ini akan memburuk dan hingga kini tidak ada cara untuk memulihkannya.


Gejalanya beravariasi tergantung jumlah kerusakan, serta saraf mana yang terganggu. Beberapa orang dengan MS yang parah bisa kehilangan kemampuan berjalan atau kelumpuhan. Sebagian lainnya mengalami kesemutan, mati rasa dan pandangan kabur.


MS lebih banyak menyerang perempuan dibanding laki-laki, dengan perbandingan 2:1. Tidak dikategorikan penyakit keturunan, tetapi faktor genetik bisa meningkatkan risiko. Contohnya 15 persen pengidap MS juga mempunyai kerabat dengan riwayat penyakit serupa.


Para ilmuwan belum mengetahui pasti apa penyebab MS. Salah satu teori yang banyak dikembangkan adalah kombinasi faktor genetik dan lingkungan, atau faktor virus. Orang dengan penyakit autoimun lainnya, khususnya diabetes tipe 1, gangguan tiroid, dan inflammatory bowel disease, lebih berisiko terserang MS.


Hingga saat ini belum ada pengobatan untuk menyembuhkan MS. Perawatan yang diberikan lebih ditujukan untuk menghambat proses memburuknya penyakit, serta memulihkan dampak dari serangan MS.


Akan tetapi, study para ilmuwan dari University School of Medicine di Baltimore, meminum kopi juga dapat mengurangi risiko terjadinya multiple scerosis (MS).


"Pengonsumsian kafein telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit parkinson dan alzheimer. Studi kami juga menunjukkan dengan meminum kopi dapat memproteksi tubuh dari MS, hasil studi ini mendukung penelitian sebelumnya tentang kafein yang memiliki efek protektif bagi otak," tutur salah satu peneliti studi, Ellen Mowry, MD, MCR.(bbs/ala) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#Pepeng