29 C
Medan
Friday, February 23, 2024
spot_img
spot_img

Butuh Pelacur, Cukup Sebut Parsel

Perjalanan Skandal Seks PM Italia

Miliarder 74 Tahun, Silvio Berlusconi ternyata menyimpan kode khusus untuk sebutan pelacur. Sebutan yang biasa disebutkan Perdana Menteri Italia ketika membutuhkan pelacur biasa menyebutkanya ‘Parsel’.

Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi makin tersudut dengan berbagai bukti dalam persidangan kasus skandal seks yang membelitnya. Hal yang baru terungkap kode rahasia yang digunakan untuk menyebut wanita penghibur pilihannya yakni Parsel.

Seperti dikutip dari laman Telegraph, bukti berupa transkrip sadapan telepon itu, mengungkap sebutan parsel untuk wanita penghibur yang akan dikirim ke bos AC Milan, Berlusconi. Bukti baru ini muncul beberapa hari sebelum memasuki persidangan di Milan, Rabu pekan depan.

Bukti itu mengungkap Dario ‘Lele’ Mora (55) sebagai germo yang menyalurkan wanita-wanita penghibur untuk Berlusconi sang miliarder 74 tahun tersebut. Mora adalah seorang agen pencari bakat yang dikenal cukup dengan Berlusconi. Mora saat ini tengah menjadi target polisi atas dugaan penyalur mucikari.

Lewat hasil sadapan telepon itu, Mora disebut meminta seorang wanita penghibur bayaran, Roberta Bonasia (26), berpakaian perawat seksi. Ia lalu mengatakan bahwa Berlusconi sangat suka berpura-pura sakit. Namun dalam pemeriksaan, Mora membantah menjadi germo untuk Berlusconi.

Berlusconi dituduh menyalahgunakan jabatan dengan membayar wanita penghibur di bawah umur untuk pesta seks. Seorang wanita penghibur pun siap memberikan kesaksian bahwa Berlusconi pernah membayarnya untuk sebuah tarian erotis dan striptease. Itu berlangsung dalam sebuah pesta di kediaman sang pemimpin negara.
Tak hanya itu, Berlusconi juga dituduh menghamburkan uang untuk belasan pesta seks, tahun lalu. Pesta itu melibatkan penari erotis asal Maroko, Karima El Mahroug atau lebih dikenal dengan nama panggung, Ruby sang pencuri hati. Saat itu, Karima masih berusia 17 tahun, satu tahun di bawah usia minimal dalam hukum prostitusi di Italia.

Sesuai hukum di Italia, sebagai pemimpin negara, Berlusconi tak wajib hadir dalam sidang kasusnya. Namun, hak istimewa ini tak lantas membuat Berlusconi terhindar dari ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sejauh ini, Berlusconi menyangkal semua tuduhan. (bbs/jpnn)

Perjalanan Skandal Seks PM Italia

Miliarder 74 Tahun, Silvio Berlusconi ternyata menyimpan kode khusus untuk sebutan pelacur. Sebutan yang biasa disebutkan Perdana Menteri Italia ketika membutuhkan pelacur biasa menyebutkanya ‘Parsel’.

Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi makin tersudut dengan berbagai bukti dalam persidangan kasus skandal seks yang membelitnya. Hal yang baru terungkap kode rahasia yang digunakan untuk menyebut wanita penghibur pilihannya yakni Parsel.

Seperti dikutip dari laman Telegraph, bukti berupa transkrip sadapan telepon itu, mengungkap sebutan parsel untuk wanita penghibur yang akan dikirim ke bos AC Milan, Berlusconi. Bukti baru ini muncul beberapa hari sebelum memasuki persidangan di Milan, Rabu pekan depan.

Bukti itu mengungkap Dario ‘Lele’ Mora (55) sebagai germo yang menyalurkan wanita-wanita penghibur untuk Berlusconi sang miliarder 74 tahun tersebut. Mora adalah seorang agen pencari bakat yang dikenal cukup dengan Berlusconi. Mora saat ini tengah menjadi target polisi atas dugaan penyalur mucikari.

Lewat hasil sadapan telepon itu, Mora disebut meminta seorang wanita penghibur bayaran, Roberta Bonasia (26), berpakaian perawat seksi. Ia lalu mengatakan bahwa Berlusconi sangat suka berpura-pura sakit. Namun dalam pemeriksaan, Mora membantah menjadi germo untuk Berlusconi.

Berlusconi dituduh menyalahgunakan jabatan dengan membayar wanita penghibur di bawah umur untuk pesta seks. Seorang wanita penghibur pun siap memberikan kesaksian bahwa Berlusconi pernah membayarnya untuk sebuah tarian erotis dan striptease. Itu berlangsung dalam sebuah pesta di kediaman sang pemimpin negara.
Tak hanya itu, Berlusconi juga dituduh menghamburkan uang untuk belasan pesta seks, tahun lalu. Pesta itu melibatkan penari erotis asal Maroko, Karima El Mahroug atau lebih dikenal dengan nama panggung, Ruby sang pencuri hati. Saat itu, Karima masih berusia 17 tahun, satu tahun di bawah usia minimal dalam hukum prostitusi di Italia.

Sesuai hukum di Italia, sebagai pemimpin negara, Berlusconi tak wajib hadir dalam sidang kasusnya. Namun, hak istimewa ini tak lantas membuat Berlusconi terhindar dari ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sejauh ini, Berlusconi menyangkal semua tuduhan. (bbs/jpnn)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/