alexametrics
27 C
Medan
Monday, June 27, 2022

Lukisan Marilyn Monroe Dilelang Rp2,8 Triliun

SUMUTPOS.CO – Pesona aktris Marilyn Monroe agaknya tak lekang waktu. Lukisan potretnya yang akan dilelang seharga USD200 juta atau sekitar Rp2,8 triliun. Lukisan potret itu merupakan karya seniman Andy Warhol. Lukisan ini identik dengan latar berwarna sage-blue.

Lukisan berjudul Shot Sage Blue Marilyn itu dibuat tahun 1964. Lukisan itu akan dijual melalui rumah lelang Christie pada Mei mendatang.

Dengan taksiran harga mencapai Rp2,8 triliun, lukisan tersebut akan menjadi karya seni termahal di abad ke-20.

Selain itu, Christie juga menggambarkan lukisan ini sebagai gambar paling langka dan paling transenden yang pernah ada. Lukisan potret Monroe telah ditampilkan di galeri termasuk Museum Guggenheim di New York, Centre Pompidou di Paris dan Tate Modern di London.

Baca Juga :  Terlibat ISIS, Sejumlah WNI Ditahan di Malaysia

Dalam sebuah pernyataan pers, Ketua Seni abad ke-20 dan ke-21 Christie, Alex Rotter menggambarkan karya ini sebagai puncak mutlak Pop Amerika. Rotter juga menyebut ini sebagai lukisan abad ke-20 paling signifikan yang akan dilelang dalam satu generasi.

“Berdiri di samping Birth of Venus karya Botticelli, Mona Lisa karya Da Vinci, dan Les Demoiselles d’Avignon karya Picasso, Marilyn karya Warhol secara kategoris adalah salah satu lukisan terbesar sepanjang masa. Dan ini sekali dalam kesempatan generasi untuk mempresentasikan mahakarya ini di depan umum di pelelangan,” kata dia.

Andy Warhol melukis Monroe setelah kematian sang aktris pada 1962. Pada 1964, Warhol menghasilkan 5 potret Monroe berukuran sama dengan latar belakang warna yang berbeda.

Baca Juga :  Erdogan Kembalikan Fungsi Hagia Sophia

Dilansir dari AFP, Shot Sage Blue Marilyn disusun dari kumpulan potret Monroe. Kata shot pada judul diambil setelah seorang pengunjung studio bernama Dorothy Podber menembakkan peluru ke arah potret-potret Monroe di bagian dahi. Peluru menembus empat dari lima kanvas. Warhol melarang Podber dari studio The Factory dan kemudian memperbaiki karya seri itu.

Potret Shot Sage Blue Marilyn menggambarkan wajah Manroe berwarna merah muda dengan bibir merah, rambut kuning, dan eye shadow biru, berlatar sage-blue. Potret itu didasarkan pada foto promosi Manroe untuk film Niagara (1953) yang disutradarai oleh Henry Hathaway. (cnn)

SUMUTPOS.CO – Pesona aktris Marilyn Monroe agaknya tak lekang waktu. Lukisan potretnya yang akan dilelang seharga USD200 juta atau sekitar Rp2,8 triliun. Lukisan potret itu merupakan karya seniman Andy Warhol. Lukisan ini identik dengan latar berwarna sage-blue.

Lukisan berjudul Shot Sage Blue Marilyn itu dibuat tahun 1964. Lukisan itu akan dijual melalui rumah lelang Christie pada Mei mendatang.

Dengan taksiran harga mencapai Rp2,8 triliun, lukisan tersebut akan menjadi karya seni termahal di abad ke-20.

Selain itu, Christie juga menggambarkan lukisan ini sebagai gambar paling langka dan paling transenden yang pernah ada. Lukisan potret Monroe telah ditampilkan di galeri termasuk Museum Guggenheim di New York, Centre Pompidou di Paris dan Tate Modern di London.

Baca Juga :  50 Warga Korsel Terjangkit Virus Corona, 1660 Dikarantina

Dalam sebuah pernyataan pers, Ketua Seni abad ke-20 dan ke-21 Christie, Alex Rotter menggambarkan karya ini sebagai puncak mutlak Pop Amerika. Rotter juga menyebut ini sebagai lukisan abad ke-20 paling signifikan yang akan dilelang dalam satu generasi.

“Berdiri di samping Birth of Venus karya Botticelli, Mona Lisa karya Da Vinci, dan Les Demoiselles d’Avignon karya Picasso, Marilyn karya Warhol secara kategoris adalah salah satu lukisan terbesar sepanjang masa. Dan ini sekali dalam kesempatan generasi untuk mempresentasikan mahakarya ini di depan umum di pelelangan,” kata dia.

Andy Warhol melukis Monroe setelah kematian sang aktris pada 1962. Pada 1964, Warhol menghasilkan 5 potret Monroe berukuran sama dengan latar belakang warna yang berbeda.

Baca Juga :  Serbahitam, Pembantai Surat Kabar di Paris Pakai Mobil Curian

Dilansir dari AFP, Shot Sage Blue Marilyn disusun dari kumpulan potret Monroe. Kata shot pada judul diambil setelah seorang pengunjung studio bernama Dorothy Podber menembakkan peluru ke arah potret-potret Monroe di bagian dahi. Peluru menembus empat dari lima kanvas. Warhol melarang Podber dari studio The Factory dan kemudian memperbaiki karya seri itu.

Potret Shot Sage Blue Marilyn menggambarkan wajah Manroe berwarna merah muda dengan bibir merah, rambut kuning, dan eye shadow biru, berlatar sage-blue. Potret itu didasarkan pada foto promosi Manroe untuk film Niagara (1953) yang disutradarai oleh Henry Hathaway. (cnn)

Most Read

Artikel Terbaru

/