Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hormuz Kembali Memanas, ran-Amerika Saling Serang Kapal di Teluk Oman

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
selat Holmuz. (qoo10)
selat Holmuz. (qoo10)

Advertisement

 

TEHERAN, Sumutpos.jawapos.com– Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas di kawasan Teluk Oman dan Selat Hormuz. Kedua negara saling menuduh melakukan provokasi militer setelah serangkaian insiden terhadap kapal tanker terjadi hanya dalam hitungan jam.

Situasi itu memperlihatkan betapa rapuhnya upaya gencatan senjata sementara yang sebelumnya sempat meredakan ketegangan di kawasan Teluk.

Advertisement

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menyita kapal tanker minyak Ocean Koi dalam operasi khusus pada Jumat (8/5). Menurut Teheran, kapal tersebut dianggap mengganggu kepentingan ekspor minyak Iran.

“Angkatan laut Iran telah menyita Ocean Koi karena kapal tersebut berupaya mengganggu ekspor minyak dan kepentingan bangsa,” ujar juru bicara IRGC seperti dikutip Al Jazeera.

Advertisement

Rekaman video yang memperlihatkan pasukan Iran menaiki kapal tanker itu langsung beredar luas di media sosial. Berdasarkan data pelayaran MarineTraffic, Ocean Koi tercatat berbendera Barbados.

Namun, Washington bergerak dengan narasi berbeda.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pihaknya telah melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran yang disebut hendak memasuki pelabuhan Iran di Teluk Oman.

Komandan CENTCOM Bradley Cooper menegaskan operasi tersebut merupakan bagian dari pengawasan ketat terhadap aktivitas maritim Iran.

“Pasukan AS di Timur Tengah tetap berkomitmen untuk sepenuhnya menegakkan blokade terhadap kapal yang masuk atau keluar dari Iran,” katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Pesan Iran, Ingin Selamat? Jauhi Kapal Perang Amerika Serikat di Selat Hormuz

Pesan Iran, Ingin Selamat? Jauhi Kapal Perang Amerika Serikat di Selat Hormuz

Iran memberikan pesan kepada kapal yang akan melintasi selat hornuz agar menjauhi kapal amerika.

Iran Pastikan Balas Serangan AS, Tuntut Dana Rp195 Triliun Dicairkan

Iran Pastikan Balas Serangan AS, Tuntut Dana Rp195 Triliun Dicairkan

Iran pastikan membalas serangan AS di tengah negosiasi damai, sambil menuntut pencairan dana Rp195 triliun yang dibekukan Washington.

Iran Buka Selat Hormuz dengan Syarat, AS Diminta Akhiri Perang di Timur Tengah

Iran Buka Selat Hormuz dengan Syarat, AS Diminta Akhiri Perang di Timur Tengah

Iran mensyaratkan AS mengakhiri perang di Timur Tengah sebelum membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer