alexametrics
30 C
Medan
Monday, June 27, 2022

Layani Jamaah Haji, Bus Salawat Beroperasi 24 Jam di Makkah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Calon jamaah haji (CJH) Indonesia mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada Sabtu (4/6) pekan depan. Untuk gelombang pertama, rute penerbangannya dari tanah air mendarat di Madinah. Setiba di Madinah, CJH bisa langsung menjalani ibadah arbain di Masjid Nabawi.

Keterangan tersebut disampaikan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Subhan Cholid. Saat dihubungi kemarin (26/5), Subhan sedang berada di Saudi untuk menyiapkan teknis layanan haji. Dia mengatakan, pada 4 Juni nanti ada delapan kloter jamaah yang diterbangkan menuju Madinah.’’n

Tanggal 4 itu gelombang pertama akan mendarat di Madinah. Langsung masuk hotel, kemudian memulai ibadah arbain,’’ tuturnya.

Subhan mengatakan, ibadah arbain adalah salat wajib 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Sedangkan hotel-hotel untuk CJH di Madinah berada di dekat pintu 6 sampai 25 Masjid Nabawi. Sementara itu, di Makkah jamaah akan terbagi di lima wilayah. Wilayah paling dekat dengan Masjidilharam adalah Jarwal. Lokasinya hanya radius 850 meter dari Masjidilharam. Yang terjauh berada di wilayah Syisyah dengan radius sekitar 4,2 km dari Masjidilharam.

Penempatan wilayah hotel berdasar embarkasi keberangkatan merujuk pada musim haji 2019 lalu. ’’Untuk tahun ini, seberapa pun jauhnya akan kita dekatkan dengan angkutan bus salawat. Bus itu beroperasi 24 jam dengan rute dari hotel ke Masjidilharam,” tuturnya.

Subhan mengatakan, CJH yang masuk dalam porsi pemberangkatan 2020 dan tidak bisa berangkat karena usia otomatis akan menjadi jamaah tahun keberangkatan selanjutnya. Dia berharap tahun depan tidak ada pembatasan usia seperti saat ini.

Subhan meminta seluruh jamaah untuk disiplin sehingga penyelenggaraan haji pada masa pandemi kali ini berjalan dengan baik.’’Semoga tahun depan kuota haji kembali normal. Sekaligus Indonesia mendapatkan tambahan kuota,’’ katanya.

Subhan mengatakan, pemerintah Indonesia terus melobi Saudi supaya mendapatkan tambahan kuota haji. Jika lobi itu berhasil, lama antrean akan berkurang. Dalam situasi normal, Kemenag sebenarnya memiliki regulasi untuk mempercepat pemberangkatan jemaah usia lanjut. Namun, kebijakan itu tetap harus memperhatikan aturan penerbangan internasional. Sebab, aturan penerbangan internasional menyebutkan bahwa jumlah jemaah lansia maksimal 30 persen.

Baca Juga :  Wapres Irak Sebut Syiah Salah

Pada bagian lain, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang meminta Kemenag betul-betul memastikan kuota haji terpenuhi. Sebab, masih ada 2.531 kuota haji yang tersisa. Memang, kata dia, ketika menggunakan siskohat, otomatis merujuk pada list nama di bawahnya. Namun, harus tetap dipastikan mereka yang masuk daftar cadangan juga siap. Baik itu pelunasan maupun soal batasan usia. “Dengan limit yang ada ini, kuota jangan disia-siakan. Harus dimaksimalkan,” ujarnya.

Kemenag juga diminta menyosialisasikan syarat usia maksimal 65 tahun itu kepada masyarakat. Pasalnya, banyak yang salah persepsi mengenai syarat tersebut. Masyarakat menganggap syarat itu dijadikan aturan baku selamanya. Padahal, batasan usia hanya diberlakukan untuk tahun ini. “Saya nyaris setiap hari dihubungi masyarakat. Mereka nangis-nangis karena merasa tidak bisa berangkat selamanya gara-gara usianya lebih dari 65 tahun. Padahal, aturan itu hanya berlaku tahun ini,” paparnya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, memperlihatkan bahwa sosialisasi yang dilakukan Kemenag masih kurang. Tidak menyentuh masyarakat hingga kelas terbawah. Meski demikian, dia menyebut bahwa persiapan haji saat ini sudah on the track. Namun, ada sejumlah catatan. Misal, mengenai penginapan atau hotel yang bakal digunakan oleh para CJH. Kemenag harus memastikan hotel siap ditempati oleh para CJH. Sebab, hotel-hotel itu sudah lama tak ditempati sejak pandemi Covid-19. “Hotel ditinggal dua tahun dikhawatirkan tidak layak langsung huni. Harus ada perbaikan,” ingatnya.

Tim Promosi Kesehatan Petugas Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 dr Aris Yudhariansyah mengatakan, suhu panas di Arab Saudi saat ini berkisar 40-44 derajat celcius. Bahkan diprediksi bisa mencapai 50 derajat celcius pada saat puncak haji berlangsung. “Kita mengimbau jemaah haji untuk perbanyak minum air putih. Kita sarankan juga agar memperdalam manasik haji,” katanya, Jumat (27/5).

Baca Juga :  216 CJH Labuhanbatu Bertolak ke Tanah Suci

 

Aris menuturkan, dalam kondisi udara yang panas tersebut, jemaah haji tentu harus dapat terus menjaga kesehatan dan kondisi fisiknya. “Selain rajin minum air putih, jemaah haji juga kita minta untuk rajin mengonsumsi asupan makanan yang bergizi,” tuturnya.

 

Menurut dia, dengan kondisi panas yang sedang terjadi di Arab Saudi tersebut, para jemaah tentunya jangan sampai meremehkannya agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan baik. “Jangan meremehkan situasi apapun, tetap jaga kesehatan. Tim kesehatan PPIH akan siap dan berupaya agar jemaah haji Indonesia yang berangkat, khususnya dari Sumut dapat tetap sehat hingga kembali ke Tanah Air nantinya. ujar Aris yang juga Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut.

Diketahui, perkiraan suhu di Mekah dan sekitarnya mencapai 50 derajat celcius saat pelaksanaan ibadah haji tersebut dikemukakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, usai melaksanakan lawatan selama lima hari ke Arab Saudi. Dalam kunjungan kerjanya, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan penyelenggaraan haji di Arab Saudi dan tiba kembali di Indonesia pada Senin 23 Mei 2022. “Jadi kemarin kami ke sana, itu temperatur kurang lebih 40 – 44 derajat celcius. Menurut informasi yang saya terima di Saudi, itu belum di masa puncak. Nanti di saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat celcius,’’ ujarnya. (jpg/ris)

 

 

 

 

 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Calon jamaah haji (CJH) Indonesia mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada Sabtu (4/6) pekan depan. Untuk gelombang pertama, rute penerbangannya dari tanah air mendarat di Madinah. Setiba di Madinah, CJH bisa langsung menjalani ibadah arbain di Masjid Nabawi.

Keterangan tersebut disampaikan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Subhan Cholid. Saat dihubungi kemarin (26/5), Subhan sedang berada di Saudi untuk menyiapkan teknis layanan haji. Dia mengatakan, pada 4 Juni nanti ada delapan kloter jamaah yang diterbangkan menuju Madinah.’’n

Tanggal 4 itu gelombang pertama akan mendarat di Madinah. Langsung masuk hotel, kemudian memulai ibadah arbain,’’ tuturnya.

Subhan mengatakan, ibadah arbain adalah salat wajib 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Sedangkan hotel-hotel untuk CJH di Madinah berada di dekat pintu 6 sampai 25 Masjid Nabawi. Sementara itu, di Makkah jamaah akan terbagi di lima wilayah. Wilayah paling dekat dengan Masjidilharam adalah Jarwal. Lokasinya hanya radius 850 meter dari Masjidilharam. Yang terjauh berada di wilayah Syisyah dengan radius sekitar 4,2 km dari Masjidilharam.

Penempatan wilayah hotel berdasar embarkasi keberangkatan merujuk pada musim haji 2019 lalu. ’’Untuk tahun ini, seberapa pun jauhnya akan kita dekatkan dengan angkutan bus salawat. Bus itu beroperasi 24 jam dengan rute dari hotel ke Masjidilharam,” tuturnya.

Subhan mengatakan, CJH yang masuk dalam porsi pemberangkatan 2020 dan tidak bisa berangkat karena usia otomatis akan menjadi jamaah tahun keberangkatan selanjutnya. Dia berharap tahun depan tidak ada pembatasan usia seperti saat ini.

Subhan meminta seluruh jamaah untuk disiplin sehingga penyelenggaraan haji pada masa pandemi kali ini berjalan dengan baik.’’Semoga tahun depan kuota haji kembali normal. Sekaligus Indonesia mendapatkan tambahan kuota,’’ katanya.

Subhan mengatakan, pemerintah Indonesia terus melobi Saudi supaya mendapatkan tambahan kuota haji. Jika lobi itu berhasil, lama antrean akan berkurang. Dalam situasi normal, Kemenag sebenarnya memiliki regulasi untuk mempercepat pemberangkatan jemaah usia lanjut. Namun, kebijakan itu tetap harus memperhatikan aturan penerbangan internasional. Sebab, aturan penerbangan internasional menyebutkan bahwa jumlah jemaah lansia maksimal 30 persen.

Baca Juga :  Sumut Dapat Jatah 3.802 Jamaah, Pelunasan Biaya Haji Rp14,8 Juta per Orang

Pada bagian lain, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang meminta Kemenag betul-betul memastikan kuota haji terpenuhi. Sebab, masih ada 2.531 kuota haji yang tersisa. Memang, kata dia, ketika menggunakan siskohat, otomatis merujuk pada list nama di bawahnya. Namun, harus tetap dipastikan mereka yang masuk daftar cadangan juga siap. Baik itu pelunasan maupun soal batasan usia. “Dengan limit yang ada ini, kuota jangan disia-siakan. Harus dimaksimalkan,” ujarnya.

Kemenag juga diminta menyosialisasikan syarat usia maksimal 65 tahun itu kepada masyarakat. Pasalnya, banyak yang salah persepsi mengenai syarat tersebut. Masyarakat menganggap syarat itu dijadikan aturan baku selamanya. Padahal, batasan usia hanya diberlakukan untuk tahun ini. “Saya nyaris setiap hari dihubungi masyarakat. Mereka nangis-nangis karena merasa tidak bisa berangkat selamanya gara-gara usianya lebih dari 65 tahun. Padahal, aturan itu hanya berlaku tahun ini,” paparnya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, memperlihatkan bahwa sosialisasi yang dilakukan Kemenag masih kurang. Tidak menyentuh masyarakat hingga kelas terbawah. Meski demikian, dia menyebut bahwa persiapan haji saat ini sudah on the track. Namun, ada sejumlah catatan. Misal, mengenai penginapan atau hotel yang bakal digunakan oleh para CJH. Kemenag harus memastikan hotel siap ditempati oleh para CJH. Sebab, hotel-hotel itu sudah lama tak ditempati sejak pandemi Covid-19. “Hotel ditinggal dua tahun dikhawatirkan tidak layak langsung huni. Harus ada perbaikan,” ingatnya.

Tim Promosi Kesehatan Petugas Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 dr Aris Yudhariansyah mengatakan, suhu panas di Arab Saudi saat ini berkisar 40-44 derajat celcius. Bahkan diprediksi bisa mencapai 50 derajat celcius pada saat puncak haji berlangsung. “Kita mengimbau jemaah haji untuk perbanyak minum air putih. Kita sarankan juga agar memperdalam manasik haji,” katanya, Jumat (27/5).

Baca Juga :  785 CHJ Sumut Sudah Berangkat, Gubsu: Fokus Ibadah, Jangan Sibuk Bikin Status

 

Aris menuturkan, dalam kondisi udara yang panas tersebut, jemaah haji tentu harus dapat terus menjaga kesehatan dan kondisi fisiknya. “Selain rajin minum air putih, jemaah haji juga kita minta untuk rajin mengonsumsi asupan makanan yang bergizi,” tuturnya.

 

Menurut dia, dengan kondisi panas yang sedang terjadi di Arab Saudi tersebut, para jemaah tentunya jangan sampai meremehkannya agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan baik. “Jangan meremehkan situasi apapun, tetap jaga kesehatan. Tim kesehatan PPIH akan siap dan berupaya agar jemaah haji Indonesia yang berangkat, khususnya dari Sumut dapat tetap sehat hingga kembali ke Tanah Air nantinya. ujar Aris yang juga Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut.

Diketahui, perkiraan suhu di Mekah dan sekitarnya mencapai 50 derajat celcius saat pelaksanaan ibadah haji tersebut dikemukakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, usai melaksanakan lawatan selama lima hari ke Arab Saudi. Dalam kunjungan kerjanya, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan penyelenggaraan haji di Arab Saudi dan tiba kembali di Indonesia pada Senin 23 Mei 2022. “Jadi kemarin kami ke sana, itu temperatur kurang lebih 40 – 44 derajat celcius. Menurut informasi yang saya terima di Saudi, itu belum di masa puncak. Nanti di saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat celcius,’’ ujarnya. (jpg/ris)

 

 

 

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/